Langsung ke konten

Suzuki Gunakan Baterai Buatan BYD Agar Lebih Terjangkau

Suzuki e-Sky dijual sekitar Rp 200 jutaan. Mereka mengandalkan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kW dari BYD.

Berita Minggu, 11 Oktober 2026 21:00 WIB
Berita - Suzuki Gunakan Baterai Buatan BYD Agar Lebih Terjangkau
Suzuki e-Sky dirilis di Jepang. (Foto : Otodriver)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Suzuki menggunakan teknologi baterai milik perusahaan otomotif China, BYD, untuk meluncurkan mobil listrik kecil e-Sky di pasar Jepang.

Seperti dilansir CarNewsChina pada Rabu (7/10), Suzuki berkolaborasi dengan BYD dalam pengadaan teknologi baterai kendaraan elektrik agar bisa mencapai tingkat harga yang kompetitif.

Suzuki e-Sky ditenagai baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh, yang memampukan kendaraan menempuh jarak hingga 310 km berdasarkan standar Worldwide Harmonised Light Vehicles Test Procedure (WLTP).

Mobil listrik penumpang jenis Kei-car pertama Suzuki ini menurut perusahaan dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik yang baru dikembangkan dan dilengkapi dengan sistem penggerak e-Axle buatan sendiri. Suzuki e-Sky berukuran panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, serta jarak sumbu roda 2.460 mm. Beratnya 1.030 kg.

Foto - Suzuki Gunakan Baterai Buatan BYD Agar Lebih Terjangkau
Versi konsep kami lihat langsung di Tokyo Auto Show 2025. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Suzuki menawarkan tiga versi e-Sky. Model tingkat dasarnya dirancang terutama untuk klien korporat dan diproduksi berdasarkan pesanan tanpa disertai fitur seperti pengisian daya cepat demi menekan biaya. Perusahaan menargetkan total volume penjualan bulanan sebanyak 1.000 unit untuk ketiga varian e-Sky.

Suzuki e-Sky akan dipasarkan dengan harga mulai dari 2,12 juta yen atau sekira Rp239 juta dan ditargetkan bisa menjadi mobil listrik Kei-car paling terjangkau di Jepang.

Foto - Suzuki Gunakan Baterai Buatan BYD Agar Lebih Terjangkau
Suzuki e-Sky jadi kei car terjangkau di Jepang. (Foto : Carscoops)

Berkat subsidi pemerintah Jepang yang besarnya 568.000 yen (sekitar Rp64 juta), konsumen bisa membeli mobil listrik itu dengan harga 1,55 juta yen atau sekira Rp175 juta. Angka ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga kendaraan pesaing utamanya, termasuk BYD Racco dan Nissan Sakura.

BYD Racco dipasarkan dengan harga mulai dari 1,99 juta yen setelah subsidi dan Nissan Sakura harganya mulai dari 1,86 juta yen setelah subsidi. (AB)

#suzuki #suzuki-e-sky #byd #baterai-suzuki-byd #byd-jepang #byd-rocco #suzuki-vison-e-sky

Ahmad Biondi
Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.