OTODRIVER - Lonjakan penjualan mobil listrik di Indonesia mulai memunculkan efek domino ke berbagai sektor industri pendukung.
Salah satu yang ikut merasakan dampaknya adalah industri ban.
PT Michelin Indonesia mengakui tren pertumbuhan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dalam dua tahun terakhir memberikan kontribusi nyata terhadap penjualan produk mereka di dalam negeri.
Peningkatan distribusi mobil listrik, baik dari merek asal China maupun non-China, dinilai ikut mendongkrak kebutuhan ban di segmen tersebut.

Head of Marketing Michelin Indonesia, Samuel Hasibuan, mengatakan pertumbuhan pasar EV memang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami enggak bisa bilang tidak berdampak juga, dan pasti berdampak,” ujar Samuel saat ditemui dalam acara Iftar Bersama Michelin di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, tren kenaikan penjualan mobil listrik berjalan beriringan dengan meningkatnya permintaan ban yang sesuai karakter kendaraan berbasis baterai tersebut.
Seperti diketahui, mobil listrik memiliki bobot lebih berat akibat baterai, serta torsi instan yang lebih besar, sehingga membutuhkan ban dengan spesifikasi tertentu.
Samuel memastikan, seluruh lini ban mobil Michelin yang dipasarkan di Indonesia pada dasarnya sudah siap digunakan untuk kendaraan listrik.
“Untuk Michelin sendiri terkhusus untuk EV, ban mobilnya semua ready atau eligible untuk EV. Jadi bisa dipastikan secara load index itu sudah dipastikan sesuai dengan kebutuhan EV,” jelasnya.
Artinya, konsumen mobil listrik tidak harus terpaku pada produk yang secara khusus diberi label EV.
Selama spesifikasi seperti load index dan ukuran sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan, ban Michelin tetap kompatibel untuk digunakan.
Meski demikian, Michelin juga telah menghadirkan model yang memang dirancang khusus untuk kendaraan listrik, seperti Michelin Pilot Sport EV dan Michelin e.Primacy.
Kedua produk tersebut dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi, tingkat kebisingan rendah, serta daya cengkeram optimal yang sesuai karakter mobil listrik.
Dengan pertumbuhan pasar EV yang terus menunjukkan tren positif, Michelin optimistis segmen ini akan menjadi salah satu penopang penting bisnis ban di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (AW)










