OTODRIVER - Geely EX5 versi terbaru resmi mengajukan izin edar di pasar Tiongkok. Pembaruan yang dibawa cukup signifikan, mulai dari peningkatan tenaga hingga kehadiran sensor LiDAR di atap.
Menariknya, SUV listrik ini juga meninggalkan gagang pintu model tersembunyi dan beralih ke desain konvensional.
Di pasar domestik Tiongkok, Geely EX5 dipasarkan dengan nama Galaxy E5 sejak 2024. SUV kompak lima penumpang ini ditujukan untuk penggunaan perkotaan.
Berdasarkan data China EV DataTracker, Geely EX5 mencatat penjualan sebanyak 24.150 unit sepanjang Januari hingga Mei 2026. Model ini juga menjadi ujung tombak ekspansi Geely di pasar global.

Secara desain, Geely EX5 terbaru mendapatkan revisi pada bagian depan dengan bumper yang tampil lebih agresif serta tambahan active air intake.
Kehadiran sensor LiDAR di atap mengindikasikan bahwa model ini akan dibekali sistem bantuan berkendara G-ASD G-Pilot H5 yang mendukung fitur Navigate On Autopilot (NOA), baik untuk jalan perkotaan maupun jalan tol.
Fitur pendukung lainnya meliputi kamera tambahan pada fender depan serta kamera yang terintegrasi pada spoiler atap belakang.
Perubahan lain terlihat pada posisi port pengisian daya yang kini dipindahkan dari fender depan ke bagian belakang kendaraan. Selain itu, konfigurasi penggerak diduga berubah dari penggerak roda depan (FWD) menjadi penggerak roda belakang (RWD).
Dimensi Geely EX5 terbaru tercatat memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.670 mm dengan wheelbase 2.750 mm. Dibandingkan model saat ini, panjang bodinya bertambah 21 mm. Sudut approach dan departure masing-masing mencapai 16 derajat dan 20 derajat. SUV listrik ini tersedia dengan pilihan pelek 18 inci atau 19 inci, sementara bobot kosongnya berada di kisaran 1.750 hingga 1.830 kg.
Di sektor performa, Geely EX5 terbaru menggunakan satu motor listrik berkode TZ184QY301 yang ditempatkan pada gandar belakang. Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga puncak setara 329 hp.
Angka tersebut meningkat 114 hp dibanding model sebelumnya. Peningkatan performa juga berdampak pada kecepatan maksimum yang naik dari 175 km/jam menjadi 201 km/jam.
Motor listrik tersebut mendapat pasokan energi dari baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP). Namun hingga saat ini, Geely belum mengungkap kapasitas baterai yang digunakan.
Satu hal yang cukup menarik adalah penggunaan gagang pintu konvensional pada EX5 terbaru. Langkah ini sejalan dengan rencana regulasi di Tiongkok yang akan membatasi penggunaan gagang pintu tersembunyi mulai 2027. (AW)











