OTODRIVER - Dalam sesi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ke-57 beberapa waktu lalu (18/6/2026), yang dipusatkan di Tokyo, Jepang, mencuat sejumlah rencana strategis dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dalam jangka pendek sampai jangka panjang.
Selain membahas hal-hal yang berkaitan dengan bisnis maupun tata kelola, sampai penunjukan sejumlah awak direksi baru, pihak MMC yang melalui Chairman sekaligus CEO, Takao Kato, juga secara langsung menyebutkan bahwa secara umum program pengembangan kendaraan yang dihadapi oleh pabrikan Jepang saat ini memang berada di masa peralihan yang krusial.
Soal aplikasi teknologi cerdas sampai elektrifikasi kendaraan disebutkan Kato-san tidak lagi bisa dilakukan secara mandiri. Sebagaimana pola industri Jepang pada umumnya.
Pria yang bergabung dengan MMC tahun 1984 itu, seperti dikutip dari Car Watch, juga secara terang-terangan menegaskan soal pentingnya percepatan kolaborasi dengan produsen kendaraan lain maupun produsen komponen pendukung otomotif yang ada.
Untuk strategi produk, dinyatakan bahwa secara umum kendaraan penumpang Mitsubishi akan terbagi dua segmen. Pertama, kendaraan yang punya performa spesial untuk melintasi trek off road.
Kedua, disebut sebagai kategori Grup Produk ASEAN, ditopang oleh dua model yaitu Xpander, Triton, dan Pajero. Khusus untuk genre Pajero segera diperkenalkan produk yang diklaim akan bisa mengedepankan karakter sebuah kendaraan yang berciri khas Mitsubishi.

Untuk lini produk buat pasar Eropa juga ditegaskan bakal dihadirkan model-model hasil kolaborasi.
Begitu juga untuk pasar Amerika bagian Utara, proyek truk pikap baru dengan Nissan terus dilanjutkan. Begitu pula untuk pasar Australia, model BEV yang dikembangkan bersama Foxtron, kampiun teknologi terbarukan, juga didorong terus kelanjutannya.
Makin fokus kendaraan hibrida dan siap hidupkan lagi produk discontinue
Untuk segmen kendaraan energi terbarukan, pihak MMC nyata memilih untuk memperluas proses pengembangan kendaraan hibrida dan model PHEV. Untuk segmen ini diklaim bahwa Mitsubishi sudah punya kemampuan untuk pengembangan secara mandiri.
Takao Kato juga mengungkapkan lagi soal rencana hadirnya nama Pajero, bakal muncul dengan satu konsep baru yang sedang dikerjakan saat ini.
Termasuk juga merespon banyak permintaan ke pihak Mitsubishi untuk menghidupkan kembali model-model seperti Lancer Evolution, Diamante, dan Galant.

Kato-san, untuk kesekian kalinya menyambut secara terbuka dorongan itu bahkan ia memberi julukan atas usaha hadirkan produk yang discontinue sebagai eksplorasi harta karun.
Meskipun model-model yang pernah diproduksi itu masih belum akan hadir dalam waktu dekat, namun pria kelahiran tahun 1962 mencanangkan bahwa Mitsubishi berada di kondisi siap untuk memproduksi mobil-mobil luar biasa seperti itu lagi di masa depan. (EW)












