Mengenal Varian Dual Mode (DM) BYD, Ternyata Ada Beberapa Tipe

Mengenal varian BYD DM Dual Mode yang terdiri dari DM-i, DM-p, dan DM-O dengan pendekatan Electric First untuk efisiensi, performa, dan off-road.
Minggu, 24 Mei 2026 07:00 WIB
Berita - Mengenal Varian Dual Mode (DM) BYD, Ternyata Ada Beberapa Tipe

BYD M6 DM (Foto : Otodriver/undefined)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Elektrifikasi kini bukan lagi sekadar tren, melainkan arah baru industri otomotif global. 

Namun di tengah perkembangan kendaraan listrik murni atau EV, masih banyak konsumen yang membutuhkan solusi transisi yang praktis. Di sinilah teknologi BYD DM atau Dual Mode hadir dengan pendekatan berbeda: “Electric First”.

Filosofi tersebut membuat kendaraan plug-in hybrid (PHEV) racikan BYD terasa lebih dekat dengan mobil listrik ketimbang hybrid konvensional. 

Motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin bensin lebih sering berperan sebagai penyuplai energi atau pendukung ketika baterai mulai menipis. 

Electric First, Apa Maksudnya?

Seperti dilansir BYD Indonesia, pada sistem hybrid tradisional, mesin bensin biasanya masih menjadi sumber tenaga utama. Motor listrik hanya membantu dalam kondisi tertentu demi mengurangi konsumsi bahan bakar.

Namun pada BYD DM, pola kerjanya dibalik. Kendaraan akan sebisa mungkin berjalan menggunakan tenaga listrik terlebih dahulu. 

Mesin bensin baru aktif saat diperlukan, misalnya ketika baterai rendah, kebutuhan tenaga meningkat, atau mobil melaju konstan di kecepatan tinggi. 

Konsep tersebut membuat konsumsi BBM menjadi jauh lebih efisien, sekaligus tetap mempertahankan karakter berkendara yang senyap dan instan khas mobil listrik.

Dan ada beberapa tipe Dual Mode alias DM yang ditawarkan oleh BYD.

DM-i: Fokus Efisiensi dan Mobilitas Harian

Varian paling populer dari keluarga Dual Mode adalah DM-i atau Dual Mode-intelligent. Teknologi ini dikembangkan untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar setinggi mungkin tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. 

Pada sistem DM-i, motor listrik menjadi pusat penggerak utama. Mesin bensin bekerja dalam putaran paling efisien dan lebih sering bertugas sebagai generator pengisi baterai.

Teknologi ini cocok untuk konsumen perkotaan yang menginginkan sensasi berkendara EV setiap hari, tetapi tetap membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan luar kota tanpa repot charging.

DM-p: Hybrid Kencang dengan DNA Performa

Jika DM-i fokus pada efisiensi, maka DM-p hadir untuk mereka yang mencari performa tinggi. Huruf “p” sendiri merujuk pada “powerful”. 

Sistem ini umumnya mengombinasikan beberapa motor listrik dengan penggerak all-wheel drive, sehingga menghasilkan akselerasi instan dan distribusi tenaga yang lebih agresif.

Pada beberapa model BYD, konfigurasi DM-p mampu menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 600 hp dengan akselerasi 0-100 km/jam di kisaran empat detik. 

Dengan kata lain, DM-p menjadi bukti bahwa mobil hybrid tak lagi identik dengan kendaraan hemat semata, tetapi juga bisa menghadirkan performa setara mobil sport modern.

DM-O: All Rounder untuk Medan Berat

Foto - Mengenal Varian Dual Mode (DM) BYD, Ternyata Ada Beberapa Tipe
Yangwang U8, SUV penganut BYD DM-0(Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Selain efisiensi dan performa, BYD juga mengembangkan DM-O yang dirancang sebagai sistem hybrid serba bisa alias all rounder. Teknologi ini berorientasi pada kemampuan off-road dan daya jelajah. 

DM-O tetap menggunakan basis electric-first, tetapi dikombinasikan dengan struktur penggerak yang lebih siap menghadapi berbagai medan, termasuk jalur berat dan kondisi jalan ekstrem.

Singkatnya, DM-O menjadi jawaban BYD bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan elektrifikasi dengan kemampuan lintas medan tanpa kehilangan efisiensi maupun kenyamanan harian.

Solusi Transisi yang Relevan

Di banyak negara berkembang termasuk Indonesia, teknologi seperti BYD DM dinilai menjadi solusi transisi yang realistis menuju era kendaraan listrik penuh. (AW)

#byd #dm

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.