OTODRIVER – Mazda cukup realistis dalam berkompetisi di persaingan mobil listrik, mereka pun menggandeng Changan untuk masuk ke dalam ring pertandingan. Mazda 6e menjadi contoh kongkrit kerjasama keduanya dan mobil ini dikabarkan tengah menghitung waktu untuk dihadirkan di Indonesia.
“Kita sudah saksikan bersama sosok Mazda 6e ini di gelaran Singapore Motor Show pada Januari lalu dan kita tunggu kehadirannya di Indonesia dalam waktu dekat ini,” terang Presiden Director Mazda Indonesia, Rabu (01/07/2026).
Namun demikian, Ricky belum bersedia menjelaskan secara lebih terperinci mengenai peluncuran produk BEV sedannya ini. “Tunggu undangannya dari kami, tak lama lagi kok,” lanjutnya.
Mengintip Mazda 6e di Singapore
Berbincang mengenai sosok Mazda 6e, sebenarnya sudah beberapa kali Otodriver menyaksikan langsung mobil ini bahkan sejak 2024 silam, tepatnya di Beijing Auto Show. Dan paling mutakhir terjadi pada Januari lalu saat pameran mobil di Singapore.
Ketika pameran Singapore Motor Show itu kami dapat melihat mobil dari dekat dan lebih leluasa. Walau saat itu kehadirannya di negeri tetangga sifatnya baru perkenalan saja. Bahkan unit yang dipertontonkan masih menggunakan posisi kemudi di sebelah kiri. Menurut informasi yang kami dapatkan saat itu, untuk pasar Singapore, 6e baru diluncurkan secara resmi pada bulan Juli ini.

Desain Kodo
Di China, ia dikenal sebagai Mazda EZ-6 dan di beberapa market akan dikenalkan sebagai 6e, termasuk Indonesia.
Seperti dijelaskan sebelumnya, kelahirannya dibidan oleh kerjasama antara Mazda dan Changan. Ia berdiri di atas platform Changan EPA dan berbagi dengan Deepal L07.
Dari sisi desain, 6e cukup berbeda dengan L07. Memang ada beberapa bagian yang masih meninggalkan jejak desain asli dari kembarannya yang sudah hadir sejak 2022. Akan tetapi 6e akan cukup mudah dikenali sebagai sebuah Mazda dari bahasa desain Kodo yang ditorehkan padanya.
Fascia fastback ini menjadi bagian yang cukup ‘Mazda’ dengan bentuk grill dan juga susunan lampunya. Aura desain Kodo dapat langsung dikenali dan hal ini membedanya dengan L07.

Performance
Sumber penggerak dari Mazda6e Fastback ini berasal dari motor listrik tunggal yang memutar roda belakangnya. Motor listrik ini mampu mendeliver daya 190kW atau setara 225 hp dan torsi puncak 290 Nm.
Sumber tenaga disuplai dari baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 78 kWh yang mampu membawanya menjelajah sejauh 545 kilometer. Sedangkan kemampuan fast-charging DC 194kW yang memungkinkannya untuk mengisi untuk baterainya dari 10-80% yang tuntas dalam 24 menit saja. (SS)









