OTODRIVER – Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki tempat penting di pasar Indonesia. PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan MPV dengan penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD) tersebut masih akan dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan karakter Innova Reborn dinilai masih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Untuk sekarang, Innova Reborn itu sangat cocok di Indonesia karena ini MPV dengan penggerak Rear-Wheel Drive. Dan kita pasti akan terus mempertahankan produk ini,” ujar Bansar saat momen Media Gathering Toyota di GIIAS 2026, Sabtu (08/08/2026).
Menurutnya, Toyota melihat kebutuhan konsumen sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menentukan arah pengembangan produknya. Karena itu, meski Innova Reborn tetap dipertahankan, bukan berarti model tersebut tidak akan mendapatkan penyegaran di masa mendatang.
Bansar menyebut Toyota akan terus melihat peluang untuk melakukan improvement pada Innova Reborn. Namun, bentuk pengembangan yang dilakukan nantinya akan menyesuaikan kebutuhan pasar.
“Namun, untuk improvement-nya pasti nanti kita akan lihat terus. Yang pasti, kita akan memprioritaskan kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Kijang Innova Reborn masih menjadi salah satu pilihan MPV Toyota dengan konfigurasi penggerak roda belakang. Sementara di sisi lain, Toyota juga memiliki Kijang Innova Zenix yang mengusung platform baru dengan penggerak roda depan dan tersedia dalam pilihan mesin bensin maupun hybrid.
Soal life cycle, Kijang Innova Reborn telah berusia nyaris 11 tahun di Indonesia. Sedangkan Kijang Innova generasi sebelumnya juga berusia 11 tahun sebelum berganti generasi menjadi Reborn.
Dengan pernyataan tersebut, Toyota tampaknya masih melihat adanya ceruk pasar yang kuat untuk Innova Reborn. Terlebih, karakter RWD yang dimilikinya dianggap masih relevan dengan kebutuhan sebagian konsumen Indonesia. (AW)











