Toyota Siapkan Mesin Baru.Optimis ICE Masih Relevan

Penulis: Suryo Sudjatmiko
Jumat, 31 Mei 2024 10:00 WIB
Berita - Toyota Siapkan Mesin Baru.Optimis ICE Masih Relevan
Bagikan ke:
Mesin bakar bukanlah musuh, yang jadi masalah adalah karbon yang dihasilkannya

OTODRIVER - Chairman Toyota, Akio Toyoda memperkirakan kendaraan listrik bertenaga baterai tidak akan pernah melampaui pangsa pasar 30 persen. Ia juga meyakini internal combustion engine (ICE) bukanlah musuh bersama, melainkan karbon yang disemburkannya.

Tak mengherankan apabila kemudian produsen Jepang ini masih saja kukuh mengejar ICE dan melakukan berbagai pengembangan.

Salah satunya adalah hadirnya mesin empat silinder baru yang diumumkan dalam minggu ini.

Mesin baru ini akan menggunakan bahan bakar fosil, akan tetapi juga bisa melahap bahan bakar netral karbon seperti hidrogen cair, bahan bakar sintetis dan biofuel.

Tak kurang dari tiga mesin terungkap dalam konferensi gabungan Toyota, Mazda dan Subaru.

Motor 1 mengabarkan bahwa, mesin pertama adalah dapur pacu 1.5 liter naturally aspirated dengan dimensi 10% lebih kecil dan bobot 10% lebih ringan. Dikabarkan mesin baru akan lebih bertenaga namun juga lebih efisien.

Rincian spesifik mengenai output dan penghematan bahan bakar belum dirilis, lantaran mesin tersebut masih dalam pengembangan. Namun Toyota memamerkannya pada prototipe Prius.

Dengan dimensi lebih kecil, maka Toyota bisa menurunkan kelandaian kap mesin yang mengakibatkan mobil akan jadi lebih aerodinamis yang berpengaruh pada konsumsi bahan bakar.

Mesin kedua yang juga masih dalam rangka pengembangan adalah mesin 1.5 liter turbocharged. Volumenya akan 20% lebih kecil dibandingkan denganmesin 2.5 liter naturaly aspirated yang saat digunakan.

Dari dimensi mesin ini akan lebih pendek kurang lebih 15%, namun pihak Toyota membeberkan bahwa mesin ini akan punya output yang sama dengan 2.5 liter non turbo, tapi akan lebih efisien sekitar 30%.

Mesin ketiga adalah unit 2.0 liter turbocharged. Dibandingkan dengan mesin 2.4 liter turbo yang ada saat ini, ia punya volume 10% lebih kecil. Kendati demikian, Toyota menjanjikan tenaga yang lebih besar dan efisiensinya 30 % lebih baik.

Mesin-mesin inilah yang kelak akan dikolaborasikan juga dengan mengaplikasi teknologi hybrid dan plug-in hybrid.

Foto - Toyota Siapkan Mesin Baru.Optimis ICE Masih Relevan
Mesin 1.5 NA baru dalam pengembangan

Finacial Times mengutip seseorang yang dikatakan mengetahui agenda Toyota dan mengatakan bahwa mesin inline four ini akan debut di salah satu mobil hybrid (HEV) jelang akhir tahun 2026. Lebih menarik lagi, Financial Times membeberkan bahwa beberapa varian mesin juga akan digunakan untuk dapat mengasup bahan bakar diesel

Lalu mengapa sang raksasa Three Ovals ini bersedia bekerja sama dengan Subaru dan Mazda? Hal ini tak lain karena saat ini Toyota memiliki 20% saham Subaru dan 5% di Mazda.

Terlepas dari pengumuman mesin baru untuk hibrida dan PHEV yang "kaya listrik", Toyota sedang mempertimbangkan untuk membangun rantai pasokan bahan bakar netral karbon. Untuk mewujudkannya, perusahaan ini bekerja sama dengan perusahaan minyak Jepang Idemitsu Kosan, perusahaan minyak terbesar di negara itu Eneos, dan Mitsubishi Heavy Industries. Tujuannya adalah untuk menjaga mesin pembakaran internal tetap hidup dalam jangka panjang melalui dekarbonisasi. (SS)

 

#toyota #mesin-4-silinder-baru #mesin-dimensi-lebih-kompak #efisien #hemat-bbm

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.