OTODRIVER - Posisinya yang di tengah sering jadi tempat logo atau merek mobil diletakan. Sekilas terlihat sederhana atau bahkan tidak ada fungsi lain selain untuk identitas kendaraan.
Padahal fungsinya sebagai proteksi ke komponen gerak roda atau tepatnya baut as roda maupun bearing roda dari kotoran serta air.
Jika ada pelak yang masih memakai dop maka itu tugasnya juga serupa, melindungi pelek dan baut-baut dari percepatan munculnya korosi. Karena roda merupakan bagian dari kendaraan yang akan punya frekuensi tinggi melibas permukaan jalan yang penuh kotoran maupun air.
Kedua komponen tersebut mulai diadopsi pada kendaraan yang muncul di tahun 1950-an. Sampai periode 1970-an, baik center cap maupun wheel dop umumnya terbuat dari bahan besi.


Sesudahnya, kedua komponen itu terbuat dari berbagai bahan dasar. Ada yang perpaduan bahan plastik serta besi. Ada pula yang seluruhnya memakai bahan dasar aluminium.
Pada sejumlah desain wheel dop yang menutup sebagian besar permukaan pelek ternyata juga masih memakai center cap.
Sejumlah mobil ini mendesain peleknya sudah tidak memerlukan wheel dop karena desain peleknya sudah bisa menutupi komponen seputaran roda secara maksimal. Hanya center cap yang kemudian masih terpasang. (EW)









