Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner

Perubahan desain eksterior 70 Series paling nyata hanya pada bagian facia saja
Penulis: Suryo Sudjatmiko
Kamis, 3 Agustus 2023 10:05 WIB
Berita - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
Bagikan ke:

OTODRIVER - Bersamaan dengan kehadiran Land Cruiser 250, ternyata Land Cruiser 70 Series mendapatkan penyegaran. Model paling abadi di dalam sejarah Land Cruiser ini tak hanya mendapatkan wajah baru namun juga mesin baru.

Seperti diwartakan carsguide.com.au, pilihan mesin baru ini adalah 1GD-FTV 2.8 liter empat silinder turbodiesel, yang juga digunakan pada Fortuner 2.8 di Indonesia. Menghasilkan daya 201 hp dan torsi 500 Nm, mesin ini diakurkan dengan  transmisi matik 6 percepatan (6 Super ECT) pun diakurkan untuk tipe mesin ini.

Untuk beberapa market terutama Australia, tersedia mesin diesel V8 1VD-FTV dengan lepasan daya 202 Hp dan torsi 430 Nm akan tetap ditawarkan dan hanya hadir dalam transmisi manual saja.

Yang belum tereskpose kabarnya adalah nasib mesin diesel konvensional 1HZ.

Sebelumnya mesin ‘dinosaurus’ 6 silinder inline ini menjadi juru selamat 70 series untuk disasarkan ke negara-negara kawasan Afrika atau kawasan dengan solar berkualitas jelek.

Sebagai info tambahan, mesin 1HZ merupakan mesin yang paling banyak digunakan pada 70 Series dan mulai digunakan sejak tahun 1990. Mesin berkapasitas 4.2 liter ini terkenal dengan reabilitasnya dan kemudahan perawatan.

Kembali ke model facelit 70 Series. Penyegaran dilakukan pada bagian facia dengan gril dan headlamp baru, serta lampu sein yang terpisah. Tampilan desain gress ini sepertinya terinspirasi dari 70 Series paska facelift yang dilakukan pada 2007.

Di luar bagian bonet, desain bodi kotak yang telah dikenalkan sejak 1984 nyaris tidak berubah.

Foto - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
Stationwagon tersedia sejak 2014
Foto - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
Versi stationwagon tanggalkan lampu horizontal

Sejauh ini baru ada dua model yang dipublikasikan yakni pikap empat pintu dan stationwagon lima pintu.

Namun dikabarkan bakalan seperti pendahulunya di mana tersedia juga model troop carrier dan single cabin.

Pada model stationwagon, lampu belakang vertikal justru ditanggalkan dan sepenuhnya mengandalkan lampu horizontal yang ada di bumper belakang.

Walau demikian posisi bekas lampu vertikal hanya ditutup dengan cover khusus. Ada kemungkinan lampu vertikal kembali di pasang untuk market tertentu.

Mengenai sasis, Toyota 70 Series masih mempertahankan sasis yang sama dari model sebelumnya.

Suspensi depan koil spring dengan radius arm untuk mensuport gardan rigid, sedangkan pada bagian belakang masih setia mengandalkan per daun.

Foto - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
interior 70 Series

Masuk ke dalam interior, desain umum kabin tetap familiar, meskipun konsol tengah telah didesain ulang untuk mengakomodasi tuas persneling untuk girboks otomatis enam percepatan.

Sedangkan untuk versi transmisi manual, kami belum mendapatkan update foto mengenai bagian konsol Tengah.

Sentuhan modern pun disusupkan termasuk layar multi-info 4,2 inci di kluster instrumen dan head unit layar sentuh 6,7 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.

Namun demikian, sepertinya Toyota belum menyisipkan teknologi advance seperti Toyota Safety Sense pada mobil ini.

Untuk pasar Australia, dikabarkan akan menerima mobil ini pada Q4 tahun ini. (SS)

Foto - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
Suspensi depan koil spring dan belakang leaf spring
Foto - Land Cruiser 70 Series Dapatkan Facelift. Pakai Mesin Diesel Fortuner
70 Series produk abadi 

#toyota-land-cruiser #70-series #facelift #mesin-fortuner

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.