Mercedes-Benz dan VW Stop Jualan Mobil Berbahan Bakar Fosil di 2035

Mercedes-Benz dan VW Stop Jualan Mobil Berbahan Bakar Fosil di 2035

Dua produsen mobil terbesar di Jerman Mercedes-Benz dan Volkswagen (VW) optimis untuk memenuhi larangan penjualan mesin berbahan bakar fosil di Uni Eropa (UE) pada 2035.

Dikutip Hindustan Times, Rabu (15/6), larangan yang diusulkan sebelumnya telah ditegakkan oleh negara-negara anggota UE dalam prosedur pemungutan suara terbaru.

Hal ini membuat para pembuat mobil diharuskan menjual kendaraan berbahan bakar fosil di benua itu mulai tahun 2035 dan berhenti menjual mobil berbahan bakar bensin. Mereka hanya akan dapat menjual kendaraan listrik atau hibrida murni.

Keduanya juga sudah punya strategi dengan kendaraan listrik mereka, serta meluncurkan beberapa kendaraan listrik juga. Selain itu, baik Mercedes-Benz dan Volkswagen bertujuan untuk meraih posisi terdepan di segmen kendaraan listrik mewah dan massal di seluruh dunia.

Baca Juga : Ditegaskan, Tidak Ada Mobil Bensin di Uni Eropa di 2035

Volkswagen mengungkapkan bahwa perubahan ini memang sangat ambisius tetapi dapat dicapai. Produsen mobil Jerman itu juga mengatakan bahwa pergeseran ke arah mobilitas listrik tidak dapat diubah.

Merek mobil tersebut dilaporkan mengatakan bahwa ini adalah satu-satunya cara yang masuk akal secara ekologis, teknologi, dan ekonomis untuk mengganti mesin berbaha bakar fosil secepat mungkin.

lebih lanjut, Mercedes-Benz juga mendukung proposal untuk melarang penjualan kendaraan mesin pembakaran internal di Eropa mulai tahun 2035 dengan mengatakan bahwa mereka dapat mencapai tujuan ini lebih awal dari mandat undang-undang yang baru.

Baca Juga : Mulai Juli, Fiat Berhenti Jual Mobil Berbahan Bakar Fosil Murni

Kepala hubungan eksternal di Mercedes-Benz Eckart von Klaeden dilaporkan mengatakan bahwa pada tahun 2030, pembuat mobil bertujuan untuk sepenuhnya menggunakan listrik, tergantung pada kondisi pasar.

Selain Volkswagen dan Mercedes-Benz, Fiat, Ford, Stellantis, dan Jaguar juga telah mendukung mandat ini. Usulan tersebut belum menjadi undang-undang secara resmi.

Sebelum difinalisasi dan disetujui sebagai undang-undang, usulan itu harus ditandatangani oleh 27 negara Uni Eropa. Dengan negara-negara besar seperti Jerman, Prancis, dan Italia menentang undang-undang tersebut dalam formatnya saat ini.

Perlu diketahui, Dalam pemungutan suara yang dilakukan Anggota Parlemen Eropa, Rabu (8/6), disepakati bahwa mendukung larangan Uni Eropa terkait mobil berbahan bakar fosil mulai tahun 2035. Baik untuk mobil penumpang maupun kendaraan niaga ringan.

Anggota parlemen mendukung proposal yang dibuat oleh Komisi Eropa tahun lalu, untuk meminta pengurangan 100 persen emisi CO2 dari mobil baru pada tahun 2035, yang akan menjadikan para pabrikan otomotif untuk tidak mungkin menjual kendaraan berbahan bakar fosil di Uni Eropa mulai tahun tersebut.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com