Ratusan Ribu Mitsubishi Bermesin Diesel di Eropa Berperangkat Ilegal

Ratusan Ribu Mitsubishi Bermesin Diesel di Eropa Berperangkat Ilegal

Mitsubishi mendapat pengawasan khusus dan akan diperiksa oleh jaksa penuntut Jerman. Pabrikan berlogo tiga berilan itu diduga menggunakan perangkat ilegal pada produk bermesin diesel-nya yang mengganggu atau bahkan mematikan kontrol emisi pada kendaraan.

Automotive News Europe melaporkan, mobil Mitsubishi dengan mesin diesel 4-silinder 1.600 cc dan 2.200 cc dengan standar Euro 5 dan Euro 6 menjadi unit yang akan dicari pihak berwajib. Bahkan ada imbauan bagi pemilik kendaraan dengan spesifikasi mesin tersebut (dengan tahun produksi 2014 atau lebih muda) untuk melapor ke polisi.

Para pemilik kendaraan dalam risiko kehilangan lisensi kendaraan legal di jalan jika memang terbukti terdapat perangkat ilegal yang dimaksud, terang jaksa penuntut.

Foto: Soni - Thailand

 

(Toyota Kena Denda RP 175 M di Cina Karena Masalah Satu ini)

Pihak juru bicara dari Mitsubishi Jerman mengaku telah mendengar kasus ini dan tidak mengelak meski mereka menolak bicara lebih lanjut terkait detail. Namun dia menegaskan kalau Mitsubishi di Eropa masih menjadi importir. Artinya mereka sama sekali tidak terlibat dengan pengembangan ataupun proses produksi mobil yang masuk ke Benua Biru.

Analis Bloomberg Intelligence, Tatsuo Yoshida memperkirakan setidaknya ada 400 ribu unit kendaraan yang terdampak skandal ini yang akan di-recall. Kalau mau ditakar, biaya penarikan kendaraan dan persidangan dapat mencapai 30 miliar sampai 40 miliar Yen (sekitar Rp 3,7 triliun sampai Rp 5 triliun). "Ïni bisa menjadi masalah yang serius," ujarnya.

(Baca juga: Merek Mobil Terlaris di Indonesia Selama 2019 Adalah...)

Di pasar Eropa, Mitsubishi bisa dibilang kurang populer. Pangsa pasarnya di industri otomotif hanya sekitar 0,9 persen. Setidaknya tahun lalu penjualannya meningkat ke angka 138.003 atau sekitar 3,4 persen.

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com