Pabrik Datsun Akan Tutup Tak Cuma di Indonesia

Pabrik Datsun Akan Tutup Tak Cuma di Indonesia

Bukan hanya di Indonesia, rencana berhenti beroperasi pabrik Datsun juga akan tejadi di Rusia. Mengutip Nikkei, mulai tahun depan kedua fasilitas produksi pabrikan 'adik' Nissan ini akan berhenti membuat mobil ber-badge Datsun.

Keputusan ini datang dari CEO anyar Nissan, Makoto Uchida yang baru saja dilantik ahad lalu. Langkah ini merupakan bagian dari perubahan startegi selepas skandal Carlos Ghosn.

 

Di bawah Ghosn, Datsun didapuk menjadi brand alternatif Nissan yang menawarkan mobil kompak ramah kantong, untuk pasar negara berkembang. Sejak hidup kembali tahun 2013 lalu, Datsun diproduksi di India, Indonesia, Rusia; dan dijual di 10 negara.

Strategi Nissan saat itu dengan memanfaatkan Indonesia sebagai basis produksi untuk Asia Tenggara. Sementara di Rusia mereka memanfaatkan parbrik milik AvtoVAZ, anak perusahaan Renault untuk memproduksi mobil-mobil yang dijual di negara sendiri, Kazakhstan, Belarusia dan Lebanon.

Baca Juga: Nissan Berencana Hilangkan Datsun

Berdasarkan data perusahaan riset otomotif, MarkLines, tahun 2018 total 72 ribu unit mobil Datsun dipasarkan selama tahun 2018. Angkanya sendiri turun sekitar 10 persen dibanding setahun sebelumnya. Sementara untuk proporsi total, Datsun hanya mengambil porsi 1 persen dari penjualan Nissan di seluruh dunia.

Pabrik di India tetap dipertahankan lantaran merek Datsun masih populer di sana. Rencananya akan ada model baru yang akan dilahirkan di sana. Untuk menyokong pabrik India, rencananya produksi di Pakistan juga akan mulai dilaksanakan.

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com