Toyota: Konsumen Memperketat Pengeluarannya

Toyota: Konsumen Memperketat Pengeluarannya

Dalam data wholesale September 2018 yang dirilis Gaikindo, penjualan Toyota terpantau mengalami penurunan sampai 10 persen. Namun PT Toyota Astra Motor (TAM) mengklaim bahwa performa penjualannya mengalami kenaikan.

Melalui keterangan tertulis, Toyota menyebut angka penjualan wholesales periode September 2018 mencapai 29.821 unit. Pangsa pasar Toyota juga diklaim naik menjadi 32%, meningkat dibanding bulan sebelumnya yang membukukan market share 30,5%.

 

PT TAM memang mengakui bahwa kondisi pasar tengah bukan dalam iklim yang bagus. "Dalam dua bulan terakhir, konsumen terlihat lebih memperketat pengeluarannya, termasuk untuk pembelian kendaraan. Kami bersyukur, market share Toyota di bulan September ini meningkat menjadi 32%,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager.

Pertumbuhan pangsa pasar Toyota disebut berasal dari segmen hatchback, MPV dan SUV. Di segmen hatchback, total penjualan pada September mencapai 2.789 unit.

Pada segmen "mobil tanpa buntut" ini, kontribusi terbesar berasal dari penjualan Agya yang mencapai 2.437 unit, atau berkontribusi sekitar 87,4% dari total penjualan hatchback Toyota.

Di segmen MPV, Toyota masih jadi yang terlaris tentunya. Penjualan Avanza mencapai 6.151 unit atau berkontribusi sekitar 34,6% dari total MPV, disusul dengan Kijang Innova yang berkontribusi 29,1%.

Untuk SUV, penjualan Rush pada September mencapai 5.797 unit dan membukukan market share 44,8%. Sementara Fortuner membukukan angka penjualan 2.093 unit.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com