Smart Pindah Pabrik ke Tiongkok

Smart Pindah Pabrik ke Tiongkok

SMART merek mobil micro mendapatkan nafas segar untuk tetap bertahan. Pabrikan berada di bawah kepak sayap Daimler-Benz AG ini mendapatkan kucuran dana dari Zhejiang Geely Holding Group. Sebelumnya diketahui bahwa Geely memiliki saham di Daimler sebesar 9,69%. Kesepakatan yang muncul adalah mendirikan usaha patungan antar keduanya dengan komposisi 50-50.

Seperti dilansir Automotivenews (29/03), Smart EV generasi terbaru akan dibuat di Tiongkok dan akan mulai dijual secara global pada 2022. Daimler akan berbagi keahliannya di bidang manufaktur, teknik, dan desain dengan Geely. Desainer Mercedes akan merancang kendaraan Smart masa depan dan Geely akan merekayasa produk SMART.

 

Dalam sebuah pernyatan Chairman Mercedes-Benz Dieter Zetsche mengatakan bahwa Geely akan menjadi "mitra kuat" di segmen kendaraan listrik. "Kami akan bersama-sama merancang dan mengembangkan generasi berikutnya dari mobil listrik Smart yang menggabungkan produksi berkualitas tinggi dan standar keamanan yang dikenal untuk dijual baik di China maupun global," terang Zetsche.

Pabrik SMART di Hambach, Prancis akan tetap berproduksi ForTwo hingga 2022, begitupun dengan ForFour yang akan dilanjut di pabrik Renault Novo Mesto, Slovenia.

Setelah pindah ke Cina, fasilitas Hambach Prancis akan digunakan sebagai pusat pembiakan produk mobil listik kompak Mercedes yakni EQ

Konsentrasi pembuatan SMART khususnya EV cukup masuk akal dilakukan di Tiongkok, pasalnya negeri tirai bambu tersebut merupakan wilayah dengan pertumbuhan pengguna EV terbesar di dunia dan sekaligus punya volume pasar yang cukup besar. 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com