Inilah Reaksi Pertamina atas 'Pertamini' yang menjamur

Inilah Reaksi Pertamina atas 'Pertamini' yang menjamur

Penjual bensin eceran yang menyebut kiosnya 'Pertamini' kini semakin menjamur. Tak hanya semakin banyak keberadaannya, tapi juga semakin kreatif dengan berbagai bentuk yang terlihat lebih profesional. Bahkan ada yang menggunakan meteran digital layaknya dispenser yang digunakan Pertamina.

Menanggapi fenomena ini, Officer Commercial Retail Fuel Marketing PT Pertamina Persero, Indra Pratama menyebutkan bahwa belum ada regulasi dari pemerintah yang mengatur tentang keberadaan Pertamini. Karenanya pihak Pertamina tak dapat berbuat banyak terhadap hadirnya fenomena penjual bensin eceran nan unik tersebut.

"Sebenarnya untuk menjual BBM, satu unit usaha harus memiliki izin niaga dari Kementrian ESDM. Selain itu, juga harus mendapat sertifikasi bahwa punya sarana perlindungan, punya sumber yang dapat dipertanggung jawabkan, pengadaannya seperti apa dan macam-macam lainnya. Penjual eceran ini tidak punya izin niaga tersebut tetapi mereka tetap berjalan dan bahkan jumlahnya ribuan mungkin lebih banyak dari Pertamina." Indra menambahkan, "Kami selalu berusaha melakukan sosialisasi untuk tidak membeli BBM di pengecer. Karena kualitas nya tidak dapat dipertanggung jawabkan, tidak ada pengujian pada kualitas, harga juga tidak standar. Kemudian juga soal takarannya yang tidak sesuai."

 

Sejauh ini pemerintah juga belum mengambil langkah tegas dalam membuat regulasi yang mengatur apakah kegiatan penjual BBM eceran ini legal atau ilegal. Menurut Indra, hal ini menjadi dilema sampai sekarang.

"Banyak faktor yang otomatis pihak Pertamina juga tidak dapat mengambil tindakan terhadap pengecer ini," tutupnya ketika mengisi acara Obrolan Ringan Otomotif di Bogor, Jawa Barat (26/3).

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com