Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Hal ini Yang Harus Dilakukan Single Driver Jika Nyetir Mudik Lebih Dari 8 Jam

Bagi yang mudik dan berstatus sebagai single driver perlu perhatikan waktu istirahat ini.
Tips
Rabu, 18 Maret 2026 07:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Hyundai Creta N-Line Turbo (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tak sedikit yang melakukan perjalanan jauh seperti mudik lebaran sebagai single driver alias hanya mengandalkan satu pengemudi saja.

Memang akan lebih ideal jika dalam menempuh perjalanan jauh ada pengemudi cadangan yang siap bergantian. 

Tapi kondisi ideal ini belum tentu dapat dijumpai pada setiap kondisi dan memaksa seseorang menjadi single driver dalam satu perjalanan panjang yang memakan waktu lebih dari 8 jam.

“Single driver bukan hal yang salah, tapi memang sangat dibutuhkan kondisi tubuh fit. Salah satunya harus ada managemen waktu yang baik untuk melakukan istirahat sehingga stamina selalu terjaga,” terang Sonny Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

“Mengemudi maksimal 8 jam menjadi patokan. Artinya apabila setelah 8 jam perjalanan pengemudi harus melakukan istirahat besar dengan tidur,” terangnya.

BACA JUGA

“Namun dalam waktu 8 jam perjalanan, ada hitungan waktu istirahat yang ditentukan, yakni setiap 3 jam perjalanan dan dua jam sebelum perjalanan 8 jam ditutup, atau dengan kombinasi waktu 3-3-2," rincinya.

Setelah 8 jam perjalanan, pengemudi wajib istirahat besar dengan tidur selama 1 sampai 2 jam baru melanjutkan perjalanan kembali.

Beristirahat selama melakukan mudik lebaran sangat perlu diperhatikan Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Berikut rincian waktu istirahatnya

1. Tiga jam pertama pengemudi harus melakukan rehat dan istirahat sejenak, sekedar minum dan makan secukupnya. 

Waktu istirahat, cukup fleksibel disesuaikan dengan kondisi fisik, namun jangan terlalu lama karena bisa hilang mood mengemudi. Wajarnya 5 hingga 15 menit, sudah cukup.

2. Tiga jam kedua syarat dan ketentuan istirahat sama dengan waktu tiga jam pertama.

3. Pengemudi baru istirahat setelah dua jam mengemudi yang merupakan waktu istirahat besar dengan tidur.  (SS) 


Tags Terkait :
Mudik Lebaran Berkendara Jarak Jauh
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mudik In Style 2026 : Suspensi Empuk Dan Kualitas Audio Premium Bikin XForce Nyaman Buat Mudik

Review Mitsubishi XForce mudik jarak jauh di Mudik In Style 2026: suspensi empuk, audio Yamaha premium, ground clearance 222 mm, dan BBM 17,5 km/liter. Handling comfort-oriented.

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Mudik Super Irit Dan Nyaman Pakai Accord Terbaru

Mudik irit Honda Accord e:HEV RS Jakarta-Tasikmalaya PP: capai 23,6 km/liter di 1.800 km, kenyamanan presisi, tapi ground clearance 135 mm minim.

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

2 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

10 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

10 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

11 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

16 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

16 jam yang lalu