Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ketahui Efek Ban Yang Sudah Dalam Keadaan Keras

Tidak hanya Kembangan ban yang sudah tipis, namun komponen ban mobil juga memiliki usia pakai. S
Tips
Senin, 19 Agustus 2024 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Tidak hanya kembangan ban yang sudah tipis, namun komponen ban mobil juga memiliki usia pakai. Setidaknya, komponen ini dipakai maksimal 5 tahun pakai setelah tahun produksinya.

Jika melampaui masa waktu tersebut, maka komponen ban akan menjadi keras. Lantas, komponen ban yang keras tentu akan mempengaruhi performa dari ban itu sendiri.

Ilustrasi ban

Abeng selaku pemilik bengkel ban Victory Auto Sport di Kawasan Tangerang Selatan menjelaskan bahwa ban yang keras akan mempengaruhi grip yang tidak optimal.

"Konsekuensi dari kompon ban yang mulai keras adalah grip ban mobil ke aspal akan berkurang," ujar Abeng saat dihubungi oleh tim OtoDriver beberapa waktu lalu.

BACA JUGA

Masih menurutnya, jika daya cengkeram berkurang tentu akan mempengaruhi pengendalian mobil itu sendiri.
"Daya cengkeram ke aspal berkurang, ini bisa berbahaya saat mobil melakukan manuver yang mendadak atau pengereman keras," tambahnya.

Artinya, ban sudah tidak lagi menapak dengan baik ke aspal. Mau tidak mau, pengguna mobil harus mengganti komponen baru karena ban tersebut tidak bisa dikembalikan ke kondisi awal.

Nah bagi Anda yang tidak mengetahui umur ban, pada dinding ban, umumnya tertera 4 digit produksi ban. 2 digit pertama merupakan minggu produksi dan 2 digit selanjutnya merupakan tahun produksi. (AW).


Tags Terkait :
Tips Ban
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Polytron dan Vino G. Bastian Bagikan Tips Memilih Mobil Listrik yang “Make Sense” di GIIAS 2026

Polytron dan Vino G. Bastian membahas tips memilih mobil listrik Polytron G3+ yang rasional di GIIAS 2026, mencakup efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas kepemilikan baterai.

1 minggu yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

2 minggu yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

2 minggu yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Spesialis Car Audio Premium Dari Bandung Siap Tangani EV

Menyediakan paket penambah kualitas in car entertainment secara plug and play

1 jam yang lalu


Berita
Interior BYD Atto 1 Facelift Terkuak Di Cina

Interior BYD Atto 1 Facelift Bocor, Layar Instrumen Pengemudi Dihilangkan

10 jam yang lalu


Berita
Pemerintah: Penjualan Mobil Naik 33,3 Persen, Kendaraan Listrik dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen

Penambahan jumlah SPKLU masih menjadi tantangan terbesar elektrifikasi kendaraan di Indonesia

10 jam yang lalu


Berita
Land Rover Bikin Defender Dakar, Versi Jalan Raya yang Justru Lebih Bertenaga dari Mobil Relinya

Land Rover memperkenalkan Defender Dakar sebagai versi jalan raya dari D7X-R pemenang Reli Dakar 2026, dengan tenaga 626 hp yang melebihi versi balapnya.

18 jam yang lalu


Berita
Versi Penyegaran Ketiga Suzuki XL7 Diserahkan ke Konsumen. 16 Hari Raih SPK 1.300 Unit

Penyegaran ketiga XL7 ini tetap memberikan daya pikat yang besar

22 jam yang lalu