Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mengenal Istilah 'Italian Tune Up'

Berkendara dalam kecepatan rendah dan menekan pedal gas dengan halus tentunya dapat menjaga konsumsi bahan bakar.
Tips
Selasa, 27 Juni 2023 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

OTODRIVER. Berkendara dalam kecepatan rendah dan menekan pedal gas dengan halus tentunya dapat menjaga konsumsi bahan bakar. Namun tahukah Anda, bahwa mobil harus sesekali diajak ‘ngebut’ guna menjaga kesehatan mesin?

Hal tersebut dilakukan untuk mengeluarkan endapan karbon di ruang bakar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh David selaku pemilik bengkel Dunia Usaha Motor di kawasan Tangerang Selatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembentukan endapan karbon di ruang bakar justru disebabkan mobil sering berjalan pelan, terutama di kota-kota besar yang biasanya kerap didapati kemacetan.

"Dengan kondisi jalan di Jakarta yang macet dan mobil berjalan di putaran mesin rendah. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan karbon di ruang pembakaran mesin," ujar David ketika dihubungi oleh tim Otodriver beberapa waktu lalu.

Selain itu, penumpukan karbon pada ruang bakar juga dapat menyebabkan mesin menjadi 'pincang'. Ia menambahkan, salah satu cara meminimalisir hal tersebut dengan sesekali mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Namun dengan catatan tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

“Selain tune-up, mobil cukup diajak ngebut sesekali untuk menghilangkan dan membakar karbon yang menumpuk di ruang pembakaran. Tapi tetap patuhi peraturan yang ada dan jangan ugal-ugalan” tutupnya.

Metode yang biasanya dikenal dengan sebutan Italian Tune Up tersebut mirip dengan olahraga, misal lari pagi atau fitness, yang dilakukan oleh manusia demi menjaga kebugaran tubuhnya. (AW).


Tags Terkait :
Tips Tune Up
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Mengenal Istilah 'Italian Tune Up'

Berkendara dalam kecepatan rendah dan menekan pedal gas dengan halus tentunya dapat menjaga konsumsi bahan bakar.

2 tahun yang lalu

Tips
Tune Up Mesin Sebelum Dibawa Mudik Itu Penting, Ini Alasannya

Mesin mobil sebaiknya mendapat perawatan sebelum digunakan mudik ke kampung halaman.

2 tahun yang lalu


Tips
Ternyata, Mobil Harus Diajak 'Ngebut' Sesekali

Berkendara dalam kecepatan rendah dan menekan pedal gas dengan halus tentunya dapat menjaga konsumsi bahan bakar.

3 tahun yang lalu


Tips
Sederhana, Begini Cara Merawat Mobil Kesayangan

Kendaraan merupakan kebutuhan skunder yang tak lepas dari kehidupan masyarakat.

3 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu