Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Sesekali Mobil Perlu Diajak 'Ngebut', Ini Manfaatnya

Ternyata berkendarau dengan halus dan dalam kecepatan rendah sesekali boleh ditinggalkan, hal ini demi 'menjaga "kesehatan" mesin mobil Anda.
Tips
Minggu, 27 September 2020 11:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ternyata berkendara dengan halus dan dalam kecepatan rendah sesekali boleh ditinggalkan, hal ini demi 'menjaga "kesehatan" mesin mobil Anda. Dapur pacu mobil Anda sebenarnya butuh dipacu dalam kecepatan tinggi. Kenapa demikian?

Hal tersebut dilakukan untuk mengeluarkan endapan karbon di ruang bakar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Arkadia Prajatma, Head Mechanic XC Trial. Ia menjelaskan bahwa pembentukan endapan karbon di ruang bakar justru disebabkan mobil sering berjalan pelan, terutama di kota-kota besar yang biasanya kerap didapati kemacetan.

"Dengan kondisi jalan di Jakarta yang macet dan mobil berjalan di rpm rendah. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan karbon di ruang pembakaran mesin," ujar pria yang piawai memodifikasi mesin tersebut.

Selain itu, penumpukan karbon pada ruang bakar juga dapat menyebabkan mesin menjadi 'pincang'. Pria yang akrab disapa Arki ini menambahkan, salah satu cara meminimalisir hal tersebut dengan sesekali mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Namun dengan catatan tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

Selain tune-up, mobil cukup diajak ngebut sesekali untuk menghilangkan dan membakar karbon yang menumpuk di ruang pembakaran. Tapi tetap patuhi peraturan yang ada dan jangan ugal-ugalan” tutupnya.

Metode ngebut demi mengusir endapan karbon ini mirip dengan olahraga, misal lari pagi atau fitness, yang dilakukan oleh manusia demi menjaga kebugaran tubuhnya. Mobil pun demikian, agar mesin tetap bugar, sesekali perlu ngebut, ya. 


Tags Terkait :
Tips Ngebut
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Pengecekan Ban Saat Kondisi Hujan, Ini Langkah Mudahnya

Berkendara di saat hujan akan lebih beresiko tinggi, ketahui kondisi ban mobil Anda.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Pakai Mobil Listrik Mudik Antar Pulau Ternyata Tetap Nyaman, Ini Kuncinya

Infrastruktur yang kian lengkap dan tersedia luas menjadikan pengguna EV semakin percaya diri menggunakan mobilnya untuk menempuh jarak ratusan bahkan ribuan kilometer.

7 bulan yang lalu


Tips
Mobil Alami Getaran Di Kecepatan Tinggi? Lakukan Ini

Mobil yang mengalami getaran ketika kecepatan tinggi sebenarnya merupakan hal yang lumrah. Namun, Anda sebaiknya lakukan hal ini.

1 tahun yang lalu


Tips
Mengenal Istilah 'Italian Tune Up'

Berkendara dalam kecepatan rendah dan menekan pedal gas dengan halus tentunya dapat menjaga konsumsi bahan bakar.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

1 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

2 jam yang lalu


Berita
Denza Z9 GT Rilis Kuartal Tiga 2026, Sekarang Sudah Bisa Booking

Bisakah mendulang sukses seperti yang dialami Denza D9? Intip dulu harga dan bocoran spesifikasinya.

3 jam yang lalu


Berita
Alami Lonjakan Besar, Jepang Impor Mobil Dari India

Impor mobil brand Jepang ke Jepang meningkat untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri. Mobil yang dibuat di luar Jepang seperti Jimny jadi idola.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-6e Diluncurkan Di Eropa, Kapan Masuk Indonesia?

SUV listrik murni ini melakukan debut perdananya di Brussel Motor Show 2026 di Belgia pada 9 Januari silam. Selanjutnya SUV ini akan masuk pasar Eropa, Australia dan kemungkinan Asia.

4 jam yang lalu