Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ketahui Beberapa Penyebab Rem Tidak Berfungsi Maksimal

Banyak kasus kecelakaan yang ditimbulkan karena rem blong. Apa saja yang membuat hal tersebut terjadi? Berikut rangkumannya
Tips
Senin, 24 Januari 2022 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kita sering menemukan kejadian rem blong yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Dengan rem yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tentu akan membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lain. Sebab rem memiliki peran krusial dalam menghentikan laju kendaraan.

Sebetulnya apa sih yang menyebabkan hal tersebut terjadi? Seperti dilansir dari laman resmi Auto2000, terdapat empat hal yang menyebabkan terjadinya rem pada kendaraan macet.

Rem yang terdiri dari berbagai sistem penggerak sehingga bisa bekerja dengan maksimal, sama seperti komponen mobil lainnya. Jadi, harus dilakukan perawatan secara menyeluruh apabila rem mobil sudah mulai macet. Berikut rangkumannya:

1. Rem yang berkarat

Benda yang mulai berkarat dan kotor sudah pasti susah digerakkan, apalagi rem mobil. Kontak antara rem dengan jalan sering terjadi, belum lagi ada kotoran seperti debu, lumpur, atau tanah yang sangat mudah masuk ke komponen ini.

Panas dari matahari dan air hujan juga menyebabkan rem jadi mudah berkarat. Kinerja rem mobil juga sangat berat, sehingga sering terjadi vapour lock. Vapour lock adalah kondisi di mana ada udara yang terjebak dalam rem, sehingga menyebabkan besi pada sistem rem mudah berkarat.

Penyebab ini bisa diselesaikan dengan rutin membersihkan sistem remnya. Jangan biarkan kotoran pada sistem rem menumpuk, mengakibatkan komponen vital ini jadi susah digerakkan.

2. Rem yang dibiarkan lama

Komponen rem yang sudah lama tidak digunakan juga mengakibatkan penurunan fungsinya. Alhasil, rem tidak bisa bekerja dengan maksimal lantaran adanya perubahan suhu. Perubahan ini bisa membuat rem mudah berkarat, terutama di bagian permukaan cakramnya.

Kondisi minyak atau oli pada rem yang sudah lama tidak digunakan juga membuat titik didihnya menurun. Kalau sudah begini, lebih baik dilakukan pemeriksaan terhadap sistem rem, serta mengganti komponennya dengan yang baru.

3. Lewati batas pakai

Layaknya komponen mobil lainnya, rem juga memiliki umur pakainya, apalagi rem jenis seal yang berbahan karet. Masa kadaluarsa rem jenis seal bisa diketahui dari bahan karetnya yang mulai mengeras dan kaku.

Akibatnya, piston rem hanya terkunci di satu sisi, sehingga pergerakannya menjadi terkunci. Inilah yang menjadi salah satu penyebab rem mobil tidak balik lagi, ditandai dengan susahnya rem saat digerakkan.

Lebih baik mengganti rem yang sudah keras karetnya dengan yang baru, sehingga rem bisa digerakkan kembali dengan lancar dan tidak lagi macet.

4. Penyetalan yang rapat

Penyebab terakhir adalah penyetelan rem yang terlalu rapat. Perlu diketahui, rem juga membutuhkan ruang untuk bergerak, jadi jangan disetel terlalu rapat.

Baik rem cakram maupun rem tromol, keduanya harus diperhatikan jarak bebas (free play) ketika disetel. Teliti juga apakah ada kerapatan antara kampas rem dan permukaan tromol saat dipasang. Keduanya harus ada ruang bebas, sehingga rem pun jadi lebih enak saat digerakkan.

Kalau memang dipasang terlalu rapat, lakukan saja penyetelan ulang dengan memperhatikan tingkat kerapatannya. Atau bisa bawa ke bengkel Auto2000 terdekat agar penyetelannya sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.


Tags Terkait :
Rem Tips
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

4 minggu yang lalu

Tips
Cara Mudah Membersihkan Debu Rem Yang Menempel di Pelek

Cara membersihkan debu rem di pelek menggunakan wheel cleaner: dinginkan pelek, bilas air bertekanan, semprot cleaner, lalu gosok. Tips pakar otomotif.

3 bulan yang lalu

Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

4 bulan yang lalu

Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

4 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

3 jam yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

7 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

9 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

11 jam yang lalu


Komparasi
Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7, Adu SUV Listrik AWD Rp 800 Jutaan

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7 AWD harga Rp 800 jutaan dibandingkan dari sisi dimensi, baterai, tenaga, ground clearance, dan jarak tempuh SUV listrik dual motor.

12 jam yang lalu