Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mencampur Angin Nitrogen Dengan Angin Biasa Diperbolehkan? Begini Penjelasannya

Menambah tekanan ban dengan angin berjenis nitrogen bisa dibilang cukup sulit.
Tips
Kamis, 26 Agustus 2021 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menambah tekanan ban dengan angin berjenis nitrogen bisa dibilang cukup sulit. Hal ini dikarenakan perlunya alat khusus angin nitrogen populasinya tidak sebanyak dengan alat pengisian angin biasa.

Lantas, bila tidak menemukan pengisian nitrogen, bolehkah menambah tekanan ban dengan udara biasa?

Saat tim OtoDriver menemui Abeng, pemilik bengkel ban, Spooring, dan Balancing Victory Auto Sport di daerah Tangerang Selatan beberapa waktu lalu, ban tidak akan menimbulkan masalah bila ban diisi campuran nitrogen dan udara biasa. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan tekanan ban.

“Dicampur sebenarnya tidak apa-apa, namun, kita tidak akan merasakan efek maksimal dari angin nitrogen tersebut,” papar Abeng

Angin nitrogen sendiri banyak dipilih karena dipercaya bisa memberikan tekanan yang stabil pada ban. Tekanan stabil itu bertahan lebih lama ketimbang udara yang mengalami penyusutan dan membuat uap air lebih cepat.

Apapun pilihan angin ban, menurut Abeng hal terpenting yang harus dilakukan yakni menyesuaikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. 

"Berbeda jenis angin hanya memiliki perbedaan karakter saja. Yang paling utama adalah tekanan angin ban yang sesuai dengan anjuran pabrik,” tutup Abeng.


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

15 jam yang lalu


Berita
Indomobil Expo 2026, Sambut Akselerasi Era EV

Indomobil Expo 2026, fokus pada mobil listrik

1 hari yang lalu


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

1 hari yang lalu


Berita
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Dan Korlantas Polri: Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP

Pemprov DKI Jakarta dan Korlantas Polri izinkan perpanjang STNK tanpa KTP asli. Kebijakan sementara wajib surat pernyataan balik nama kendaraan 2027.

4 hari yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

6 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

9 jam yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakusisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

10 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Luncurkan ID.Buzz Eclipe Edition, Ini Perbedaannya

Volkswagen luncurkan ID.Buzz Eclipse Edition edisi terbatas di Indomobil Expo. Harga Volkswagen ID.Buzz Eclipse Edition mulai Rp1,495 miliar dengan platform MEB dan jarak 573 km.

10 jam yang lalu