Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ganti Oli Transmisi CVT Lebih Rutin Ketimbang Matic Konvensional

Transmisi dua pedal yang populer di Indonesia terdiri dari dua tipe, yakni otomatik konvensional dan CVT.
Tips
Senin, 20 Juli 2020 16:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tranmisi otomatik kini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. Kondisi lalulintas yang biasanya kerap macet jadi salah satu alasan mobil matic banyak dipilih.

Transmisi dua pedal yang populer di Indonesia terdiri dari dua tipe, yakni otomatik konvensional dan CVT.

Namun, jika Anda merupakan pengguna mobil dengan jenis transmisi CVT, tahukah Anda bahwa penggantian oli transmisi CVT harus lebih cepat ketimbang transmisi otomatik konvensional?

“Jika transmisi otomatik konvensional penggantian olinya setiap 40.000 km, untuk transmisi CVT kami anjurkan setiap 30.000 km ujar Hermas Efendi Prabowo selaku Owner bengkel Worner Matic, bengkel umum spesialis matic saat dihubungi oleh tim OtoDriver.

Alasannya adalah karena transmisi CVT memiliki sabuk baja. Jika melewati kemacetan dengan suhu temperatur yang tinggi, maka akan meningkatkan temperatur oli dan sabuk baja tersebut menjadi rentan.

“Kondisi jalan di Jakarta itu banyak kemacetan. Tentunya hal ini membuat suhu temperatur oli di dalam transmisi menjadi tinggi. Jika oli tidak diganti secara berkala, maka sabuk baja tersebut bisa putus. Kalau sudah putus, mobil tidak bisa berjalan,” tambah Hermas.

Mobil matic bertransmisi CVT sendiri memang punya sejumlah keunggulan. Tak sedikit pabrikan yang menyebut jenis transmisi ini memiliki performa dengan efisiensi bahan bakar, tarikan lebih mulus dengan kinerja yang lebih baik di banding transmisi otomatis versi konvensional.

Sementara masih banyaknya konsumen yang memilih mobil matic berjenis konvensional bukan cuma karena harganya lebih murah. Mobil dengan transmisi matic konvensional disebut masih memberikan kesan fun to drive dengan hentakan saat akselerasi yang khas.


Tags Terkait :
Blibli.com Bliblichannel Transmisi Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Pelajari Lagi Fitur Keyless di Toyota Avanza Veloz Terbaru

Ada dua manfaat serta kemudahan yang ditawarkan fitur ini di Avanza Veloz.

5 tahun yang lalu

Berita
Renault Triber Menjadi Mobil Merek Eropa Termurah di Indonesia

Renault Triber akhirnya telah resmi dijual di pasaran Indonesia setelah penantian beberapa bulan.

5 tahun yang lalu


Berita
Kilas Sejarah LCGC Daihatsu di Indonesia

Nampaknya kini kita harus sepakat jika mobil yang mampu mengangkut banyak penumpang pasti memikat mayoritas konsumen Indonesia.

6 tahun yang lalu


Berita
Mobil Terlaris Sepanjang Semester Pertama 2019

Jika membicarakan mengenai mobil terlaris, tampaknya sulit untuk tidak menyeret-nyeret Toyota Avanza.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

9 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

14 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 17 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

18 jam yang lalu