Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Awas! Bagian Ban Ini Tidak Boleh Ditambal Demi Keselamatan

Jika bagian pada ban ini terkena paku atau benda tajam lainnya, sebaiknya langsung menggantinya dengan yang baru demi keselamatan.
Tips
Jumat, 21 Juni 2019 09:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ban memiliki peran yang sangat penting bagi kendaraan, terutama dalam hal keselamatan dan tentunya kenyamanan. Dengan ban yang baik, tentu kita akan semakin mudah mengendarai sebuah mobil, dan dapat terhindar dari segala ancaman kecelakaan yang ditimbulkan dari pengendalian yang kurang baik.

Meski begitu, nampaknya hingga saat ini para pengemudi masih kurang memahami pentingnya menjaga kondisi ban. Dan sering kita temui banyak mobil yang masih memasaksakan berjalan dengan kondisi ban yang sudah tidak layak pakai.

Salah satu cara mudah melihat ban masih layak digunakan atau tidak adalah dengan mengecek tanda Tire Wear Indicator (TWI). Tanda itu pada umumnya berbentuk segitiga atau tanda panah dan jumlahnya lebih dari satu. Kalau sudah tidak ada tanda itu, artinya ban itu sudah aus. Oleh karenanya, tanda itu juga sebagai standar atau patokan ban yang masih bagus atau tidak.

Namun, selain melihat TWI ternyata ada satu pantangan yang belum banyak diketahui para pengemudi, salah satunya ban tidak layak digunakan jika sudah mendapat tambalan pada area terlarang.

Area terlarang yang dimaksud adalah bagian sidewall dan shoulder. Jadi, meskipun ban masih memiliki traksi yang cukup baik namun sudah terkena paku atau benda tajam lainnya yang membuat ban tersebut bocor atau kempes pada area tersebut, sebaiknya ban tersebut tak lagi digunakan.

“Bagian tersebut tidak boleh diperbaiki atau ditambel karena dapat membahayakan, dikarenakan sidewall dan shoulder ban menumpu beban kendaraan, sehingga jika kondisinya tak lagi layak, maka dapat mengakibatkan ban pecah, dan hal tersebut cukup fatal dapat,” ucap Fachrul Rozi selaku Customer Engineering Support Manager Michelin Indonesia.

Oleh sebab itu, jika bagian tersebut sudah rusak atau sudah terkena paku atau benda tajam lainnya, maka sebaiknya Anda mengganti ban tersebut. Meskipun tapak ban masih dalam kondisi yang layak.


Tags Terkait :
Ban Michelin
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
GRMN Corolla Hanya Bisa Dibeli Lewat Aplikasi Khusus

GRMN Corolla beli lewat aplikasi GR untuk edisi terbatas hasil pengujian di Nurburgring. Pemesanan hanya via aplikasi khusus dengan pengiriman pada 2027.

1 hari yang lalu

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

3 minggu yang lalu


Berita
Sailun Luncurkan Ban Hemat S690 dan SFR25

Peluncuran Sailun S690 dan SFR25 di GIICOMVEC 2026 perkuat pasar ban komersial Indonesia, tawarkan efisiensi bahan bakar dan daya tahan untuk armada logistik.

1 bulan yang lalu


Berita
Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

7 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

10 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

11 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

17 jam yang lalu