Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Michelin Siap Hadapi Era Kendaraan Listrik, Seluruh Ban Sudah Kompatibel Untuk EV

Michelin siap hadapi era kendaraan listrik. Semua ban kini kompatibel untuk EV, efisien, senyap, dan berkelanjutan dengan performa tinggi.
Berita
Minggu, 26 Oktober 2025 10:59 WIB
Penulis : Rangga D.A
Michelin (Foto : Otodriver/Rangga Dwi Anggradin)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Otodriver — Produsen ban ternama dunia, Michelin, menegaskan kesiapan penuh mereka dalam menghadapi era elektrifikasi kendaraan. Seluruh lini ban Michelin saat ini diklaim sudah kompatibel untuk digunakan pada kendaraan listrik (EV), tanpa perlu modifikasi khusus.

Hal tersebut disampaikan oleh Paul Perriniaux, Vice President B2C Michelin, dalam sesi wawancara dengan media. Menurutnya, seluruh ban penumpang Michelin saat ini sudah memenuhi kebutuhan performa kendaraan listrik.

“Hari ini, semua ban kami sudah bisa digunakan pada kendaraan listrik. Kebutuhan EV memang sedikit berbeda dibanding mobil bermesin konvensional — karena bobot baterai yang lebih berat, kebutuhan daya dukung dan ketahanan ban juga harus disesuaikan,” ujar Paul.

Ia menambahkan bahwa efisiensi jarak tempuh (range) juga menjadi faktor penting. Ban dengan hambatan gulir rendah (low rolling resistance) dapat membantu meningkatkan efisiensi energi pada mobil listrik. Selain itu, tingkat kebisingan juga menjadi perhatian utama, karena pada mobil listrik suara mesin yang minim membuat suara ban lebih terasa di kabin.

BACA JUGA
Michelin (Foto : Otodriver/Rangga Dwi Anggradin)

“Kenyamanan dan kebisingan menjadi faktor penting. Karena itu, Michelin berfokus pada pengembangan ban yang tidak hanya efisien, tetapi juga senyap,” jelas Paul.

Menjawab pertanyaan soal kerja sama dengan pabrikan EV, Paul memastikan bahwa Michelin telah bekerja sama dengan berbagai produsen kendaraan listrik di seluruh dunia, termasuk dari Cina, Jepang, Eropa, hingga Korea Selatan.

“Kami sudah bekerja sama dengan hampir semua produsen kendaraan listrik besar di dunia,” katanya.

Sementara itu, Manuel Fafian, President Michelin Asia Pacific, menegaskan bahwa filosofi keberlanjutan (sustainability) selalu menjadi fondasi utama Michelin sejak awal berdiri.

“Kami tidak membuat ban hanya untuk satu jenis kendaraan. Kami membuat ban yang menjawab kebutuhan konsumen — efisien, tahan lama, dan aman,” ujar Fafian.

Ia menambahkan, torsi tinggi pada mobil listrik menuntut ban yang mampu mempertahankan performa dan daya cengkeram hingga akhir masa pakainya.

“Ban Michelin dirancang untuk bertahan lama dan menjaga performanya hingga kilometer terakhir,” tegasnya.

Tak hanya di kendaraan penumpang, Michelin juga menerapkan teknologi serupa pada segmen komersial. Menurut Fafian, penggunaan ban Michelin pada truk dapat menghemat konsumsi bahan bakar antara 4–6%, tergantung jenis armada.

“Jika biaya bahan bakar mencapai 35–45% dari total biaya operasional armada, maka dengan ban Michelin, bisa dibilang bannya jadi gratis,” ujarnya.

Sebagai contoh konkret, Michelin kini bekerja sama dengan Volvo Trucks di Korea Selatan dalam proyek uji coba truk listrik jarak jauh yang menggunakan ban produksi Michelin.

“Dengan kombinasi ban dan kendaraan kami, truk listrik Volvo bisa menempuh rute dari Pelabuhan Busan ke Seoul — sesuatu yang sulit dicapai dengan ban lain,” ungkap Fafian .

Menutup sesi, Fafian juga mengingatkan bahwa inovasi daya tahan ban sudah menjadi DNA Michelin sejak awal abad ke-20. Pada tahun 1930-an, pendiri Michelin bahkan membangun kompleks uji ban berskala kota di Clermont-Ferrand, Prancis, yang kini menjadi situs bersejarah nasional.

“Itu menunjukkan komitmen kami selama lebih dari seratus tahun untuk memastikan tidak ada ban lain yang lebih tahan lama dari Michelin,” tutupnya. (RA)


Tags Terkait :
1 2
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

21 jam yang lalu


Berita
Changan Intensif Siapkan Baterai Solid State Untuk EV

Peta permainan mobil listrik global semakin mengerucut demi mencari tingkat efisiensi energi maksimal dan keamanan berkendara yang optimal.

22 jam yang lalu


Berita
Produk Elektrifikasi Mendominasi Singapore Motorshow 2026

Singapore Motorshow 2026 sebagai bagian dari fondasi menuju bebas karbon 2040.

1 hari yang lalu

Berita
Ternyata Ini Perbedaan Penggerak Antara Toyota Yaris Cross Dengan Veloz Hybrid

Toyota Veloz HEV alias Veloz bermesin hybrid baru saja melakukan debutnya pada penghujung tahun 2025 lalu melalui ajang Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ini Bedanya dengan Yaris Cross hybrid.

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu

VIDEO: Crash Test Perodua Trez, Kembaran Yaris Cross (ASEAN NCAP)

Perodua Traz telah menjalani tes tabrak yang dilakukan oleh ASEAN NCAP.

Crash Test | 1 hari yang lalu


Berita
Konsumsi Listrik Untuk EV Naik 479 Persen Saat Nataru

Ada dua ratusan ribu aktivitas isi daya listrik selama masa liburan akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, POV Menjadi Bos Dengan Camry Hybrid Terbaru

Toyota Camry hybrid terbaru begitu lengkap. Selain nyaman ditumpangi, ia juga enak untuk dikemudikan sendiri. Inilah pengalaman kami.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

21 jam yang lalu


Berita
Changan Intensif Siapkan Baterai Solid State Untuk EV

Peta permainan mobil listrik global semakin mengerucut demi mencari tingkat efisiensi energi maksimal dan keamanan berkendara yang optimal.

22 jam yang lalu


Berita
Produk Elektrifikasi Mendominasi Singapore Motorshow 2026

Singapore Motorshow 2026 sebagai bagian dari fondasi menuju bebas karbon 2040.

1 hari yang lalu

Berita
Ternyata Ini Perbedaan Penggerak Antara Toyota Yaris Cross Dengan Veloz Hybrid

Toyota Veloz HEV alias Veloz bermesin hybrid baru saja melakukan debutnya pada penghujung tahun 2025 lalu melalui ajang Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ini Bedanya dengan Yaris Cross hybrid.

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu