Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mudik Pakai Mobil Transmisi Otomatik? Simak Dulu 4 Hal Ini

Pakai transmisi otomatik lebih nyaman untuk mudik? Tapi perhatikan 4 hal ini.
Tips
Rabu, 21 Juni 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi tentunya bukanlah hal yang tak melelahkan. Apalagi jika jarak yang harus ditempuh sampai kampung halaman mencapai di atas 200 kilometer, mengemudi tentu membutuhkan tenaga yang tak sedikit.

Beruntung yang memiliki mobil bertransmisi otomatik. Sebab, secara teori, pengemudi mobil otomatik lebih tak mudah lelah karena kaki kiri tak ikut bertugas mengoperasikan kopling. Jika Anda salah satunya yang memilih mobil dua pedal ini untuk mudik sebaiknya simak panduan yang diberikan oleh salah satu teknisi andal dari bengkel resmi Nissan Sunter, Jakarta ini.

1. Periksa oli transmisi
Mekanisme transmisi otomatik sangat bergantung dengan oli khusus di dalamnya. "Sebelum mudik, wajib periksa di bengkel untuk memastikan keadaan oli tersebut dalam kondisi baik. Bila perlu segera ganti oli baru untuk menjaga performanya, terutama untuk mobil berusia di atas 7 tahun," ujar Robbit, teknisi Nissan yang OtoDriver temui di rest area KM 57 tol Cikampek (19/6).

2. CVT atau konvensional?
Masih berkaitan dengan oli matic, Robbit mewanti mobil bertransmisi CVT harus pakai oli transmisi otomatik khusus CVT. Karena spesifikasinya berbeda. "Sedangkan yang otomatik konvensional pakai oli tipe ATF. Jangan sampai tertukar, bisa parah akibatnya," ungkap Robbit. Parah di sini artinya, transmisi bekerja tidak efisien, bahkan bisa sampai macet karena jebol.

3. Posisikan tuas ke "N" saat terjebak macet
Dengan memposikan transmisi dalam keadaan netral (N) maka beban kerja mekanisme penyalur daya mesin tentunya juga lebih ringan. Kaki kanan tentunya juga lebih santai karena tak perlu "standby" di pedal rem. Lakukan hal ini hanya jika terjebak dalam macet yang memaksa mobil untuk berhenti cukup lama, lebih dari 10 detik. Langkah ini akan mengiritkan bahan bakar dan meringankan kerja transmisi.

4. Perlakukan benar, konsumsi BBM bisa lebih baik dari manual
"Transmisi otomatik sekarang ini sudah cukup canggih, sehingga membuat efisiensi bahan bakar yang cukup baik. Hampir tidak kalah dengan hasil konsumsi transmisi manual," urai Robbit. Bahkan di banyak kasus, transmisi otomatik lebih hemat karena cenderung menjaga putaran mesin tetap rendah. Terutama pada transmisi CVT. Untuk efisiensi maksimal, selalu letakkan posisi transmisi di 'D' serta menekan pedal gas secukupnya. Saat menanjak atau hendak menyalip, posisikan tuas di S atau turunkan posisi gigi di moda manual, agar mesin tak terbebani terlalu berat.


Tags Terkait :
Tips Mudik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Contra Flow

Perlu diperhatikan beberapa jurus saat melakukan Contra flow

1 hari yang lalu


Tips
Hal ini Yang Harus Dilakukan Single Driver Jika Nyetir Mudik Lebih Dari 8 Jam

Bagi yang mudik dan berstatus sebagai single driver perlu perhatikan waktu istirahat ini.

1 hari yang lalu

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu


Tips
Mudik Menggunakan Roofbox, Ada Strateginya

Penyusunan barang pada roofbox butuh strategi tersendiri

1 hari yang lalu


Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu

Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu