Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

6 Tips Melintasi Jalanan Yang Bersinggungan Dengan Proyek

Melintasi ruas jalan yang bersinggungan dengan area proyek pembangunan tentunya harus dengan penyesuaian mengemudi. Berikut adalah panduannya.
Tips
Jumat, 16 Juni 2017 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Banyaknya pembangunan insfrastruktur di Jakarta maupun luar Jakarta berdampak terhadap kemacetan yang semakin parah. Selain macet, ternyata ada beberapa hal yang bisa merugikan mobil yang melintasi ruas jalan yang bersinggungan dengan area proyek pembangunan.

Bahkan pada musim mudik Lebaran 2017 ini ada ruas tol yang belum selesai tahap pengerjaannya dan sudah boleh dilintasi, tentunya tak seperti melaju di jalanan normal. Penyesuaian mengemudi sebaiknya dilakukan.

Berikut adalah beberapa tips dari laman resmi Daihatsu Indonesia yang hendaknya Anda ketahui ketika melintasi ruas jalan yang bersinggungan dengan sebuah proyek konstruksi. 

1. Jaga Jarak ke Depan
Melintas di jalanan yang dekat dengan proyek bangunan sebaiknya selalu jaga jarak dengan kendaraan di depan. Terutama ketika di belakang kendaraan besar seperti truk. Bisa saja truk itu merupakan kendaraan proyek. Setiap saat ia bisa bermanuver patah yang kadang membutuhkan ruang di belakangnya. 

2. Patuhi Rambu Tambahan  
Karena bersinggungan dengan proyek, biasanya lalulintas daerah tersebut jadi berubah. Maka tak jarang petugas memasang rambu tambahan yang wajib dipatuhi. Rambu tersebut mutlak dipatuhi, biasanya pemberitahuan mengenai penyempitan jalan, permukaan tak rata, dan lainnya.

3. Hindari Posisi di Bawah Crane
Crane atau katrol pengangkut material bangunan walau terletak di situs proyek namun kadang lengannya yang panjang mampu membawahi ruas jalan. Sesekali perhatikan ke atas, apakah lengan crane terlihat aman atau tidak. Namun sebaiknya hindari di bawah crane, terutama saat macet. Meski sangat jarang terjadi, bisa saja barang yang diangkat crane terlepas. Lebih baik berhenti agak jauh namun lebih aman.

4. Waspada Benda Tajam 
Karena dekat dengan kegiatan pembangunan maka bukan tak mungkin ada beberapa benda kecil namun berbahaya yang sampai tercecer ke ruas jalan. Seperti paku, baut, potongan besi sampai tumpahan semen bisa saja tercecer ke jalanan. Jika tidak macet anda bisa menambah kecepatan agar meminimalkan risiko tusukan material tajam. Jika macet maka perhatikan selalu benda asing yang berada di jalan di depan Anda.

5. Nyalakan AC
Karena banyak partikel dan debu dari area proyek yang cukup berbahaya, seperti pasir, las-lasan, cat, dan lainnya maka menutup rapat jendela dan menyetel AC wajib dilakukan jika ingin penafasan tak terganggu. Pastikan juga ventilasi sirkulasi udara luar menutup.

6. Cari Jalan Alternatif
Salah satu langkah agar tak menemui kondisi macet dan berbahaya pada jalanan yang bersinggungan dengan proyek, rencanakan perjalanan dengan baik. Sebisa mungkin hindari area proyek. Pilih rute alternatif. Mungkin lebih jauh, namun bisa terhindar dari macet dan risiko lebih tinggi,


Tags Terkait :
Tips Mengemudi
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

4 minggu yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 bulan yang lalu


Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

1 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

2 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

6 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

7 jam yang lalu


Bus
ESDM Akan Kolaborasi Dengan Jakarta Untuk Operasikan Bus Hidrogen

Bagian dari rencana jangka panjang angkutan massal tanpa emisi.

8 jam yang lalu