Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ban Kurang Tekanan Sangat Berbahaya. Ini Risikonya

Ban di bawah tekanan angin ideal ternyata lebih berbahaya dibanding kelebihan tekanan.
Tips
Senin, 24 Oktober 2016 12:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ban mobil memang sangat penting perannnya dalam laju sebuah mobil. Bukan saja bertugas menggelindingkan mobil, keempat ban juga jadi penentu bagus tidaknya penyaluran tenaga mesin ke permukaan aspal.

Maka ada satu hal yang harus diperhatikan agar ban selalu menyalurkan tenaga secara optimum, jaga dinding ban agar selalu tegak dengan tekanan angin ideal. "Karena jika dinding ban menekuk atau tidak tegak karena kurang angin maka akan terjadi power loss saat mobil melaju. Dinding ban yang menekuk itu disebut defleksi," ujar Herry Maylanda, Manajer Technical Service Departement PT Bridgestone Tire Indonesia pada OtoDriver via sambungan telepon pekan lalu.

Jangan biasakan tekanan angin kurang

Saat ban kekurangan angin otomatis dinding ban menekuk yang menyebabkan bidang tapak ban jadi lebar. Tapak ban yang lebih besar ini menyebabkan bidang gesek ban dengan aspal jadi lebih banyak yang membutuhkan energi lebih besar untuk menghasilkan momen putar ban. 

Tapi bukan di situ saja efek negatif defleksi. Dinding yang menekuk disebut Maylanda menyebabkan ban tersebut menghasilkan kalor alias suhu yang lebih panas dibanding saat dinding normal (tegak). "Jika sudah begitu bukan power loss saja, tapi ban juga jadi pendek umurnya," tambah pria berkumis ini.

BACA JUGA

Apalagi dinding ban tidak dirancang untuk bergesekan dengan jalan. Dalam kondisi yang sudah parah, ini bisa menyebabkan ban meledak dan berpotensi membuat kecelakaan fatal. Banyak orang beranggapan tekanan berlebih yang menyebabkan ban mudah meletus, namun faktanya sebaliknya. Bahkan hingga kelebihan 10 psi pun, ban masih aman digunaka. Walau daya cengkeram, namun tak memiliki risiko ban meledak seperti pada kondisi kekurangan angin.

Apalagi ban yang dibiarkan menekuk dalam waktu lama menyebabkan dinding akan retak-retak saat diisi tekanan ideal kembali. Maka jalan satu-satunya menghindari defleksi adalah tetap menjaga tekanan angin tiap ban selalu dalam kondisi ideal. 

Bahkan jika hendak membawa muatan penuh, sebaiknya tekanan dinaikkan 2-3 psi dari rekomendasi.

Baca juga: 

TIPS: Lakukan Hal Ini Agar Ban Lebih Awet


Tags Terkait :
Tips Ban
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 hari yang lalu

Berita
Waspadai Kecelakaan Karena Microsleep Walau Bisa Dikover Asuransi

Asuransi tetap meloloskan klaim kecelakaan akibat microsleep, namun tetap ada hal-hal yang dapat membatalkannya.

1 minggu yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 minggu yang lalu


Berita
Motif Kulit Menjadi Favorit Interior Mobil, Ini Alasannya

Material kulit punya sejarah panjang di dunia otomotif.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alamai Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

37 menit yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

11 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

11 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

12 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

17 jam yang lalu