Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Renault Kwid Pakai Pelek Kaleng Tiga Baut, Amankah?

Renault Kwid mengundang perdebatan karena memakai pelek 3 baut. Selain susah memodifikasi pelek, apakah aman dengan jumlah baut sedikit?
Berita
Senin, 24 Oktober 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Renault Kwid yang resmi hadir dengan konsep mobil murah bergaya crossover memang disajikan dengan spesifikasi ekonomis. Selain pakai headrest bermodel menyatu dengan jok, kombinasi power window dan engkol, keempat peleknya juga model kaleng.

Yang membuatnya tidak umum adalah baut peleknya yang hanya berjumlah tiga buah. Mobil buatan India yang meluncur pada Rabu (19/10) lalu ini disebut Renault Indonesia tak masalah menggunakan pelek dengan tiga baut. Menurut pihak Renault menggunakan tiga baut tak ada bedanya dalam hal keamanan dengan pakai empat baut.

Danu

Dari sisi teknis, pelek lingkar 13 inci ini dibalut ban ukuran 155/80 radial tubeless, tampak tebal dari samping tapi punya profil kurus jika dilihat dari belakang atau depan. Dengan tenaga maksimum 68 dk konfigurasi tiga baut di tiap roda diklaim masih aman mengikat pelek.

Tapi memang satu yang sulit dilakukan penggunanya adalah mengganti pelek dengan desain dan ukuran sesuai selera. Hampir tidak ada pelek aftermarket yang memakai konfigurasi tiga baut. Di pasaran, hanya Kwid yang memakai pelek tiga baut. Sebelumnya smart juga seperti ini, tapi sekarang smart sudah tak dijual kembali.

Sebenarnya peluncurannya 19 Oktober lalu yang mengambil lokasi di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Renault Indonesia juga memajang Kwid yang dilengkapi pelek racing alloy. Sayang model tersebut masih sebatas display saja.

Tapi kabarnya, jika peminat pelek racing yang terlihat punya ukuran 14 inci dan tentunya punya tiga baut tersebut cukup banyak, maka akan dijual di dealer Renault sebagai aksesoris resmi. 

Jadi secara umum, pemakaian pelek tiga baut akan mempersulit penggantian dengan aftermarket, namun secara keamanan dijamin tak masalah oleh Renault.


Tags Terkait :
Renault Kwid LCGC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Crash Test Renault Triber (Global NCAP )

Renault Triber telah menjalani tes tabrak alias crash test yang dilakukan oleh Global NCAP.

Crash Test | 1 tahun yang lalu


Berita
Citroen C3 Hadir Di Indonesia, Mengingatkan Kita Pada Sosok Renault Kwid Dan Kwid Climber

Citroen resmi hadir di Indonesia dengan membawa tiga produk andalannya di Indonesia, yakni C3, E-C4, dan juga C5 Aircross.

3 tahun yang lalu


Berita
Karena Alasan Microchip Dan Pandemi, Segini Penjualan Renault DI 2021

Renault Indonesia melaporkan angka penjualannya pada tahun 2021.

4 tahun yang lalu


Berita
Suzuki S-Presso Bakal Langsung Tantang Renault Kwid Climber

Suzuki diyakini bakal menghadirkan S-Presso di GIIAS 2021 yang akan datang.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

4 jam yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

5 jam yang lalu


Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

7 jam yang lalu


Tips
Penggunaan Lampu Hazard Yang Tepat Dan Tidak Tepat Di Jalan

Itu merupakan fitur kondisi darurat yang tak bisa difungsikan kapan saja.

8 jam yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

9 jam yang lalu