Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Menakar Peluang Honda N-VAN EV Prototype Meriahkan Segmen Niaga di Indonesia

Bermodal desain sederhana
Van
Kamis, 17 Agustus 2023 19:15 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


PT Honda Prospect Motor (HPM) punya kejutan seru bagi para fanatisnya dengan menghadirkan Honda N-VAN EV Prototype di GIIAS 2023. Tak sekadar mejeng, PT HPM langsung pasang 'kuda-kuda' mengumumkan kerjasama dengan Pertamina Patra Niaga dan Pertamina New Renewable Energy untuk riset penggunaan mobil listrik ini dalam kegiatan niaga di perkotaan. 

Honda N-VAN EV sejatinya merupakan prototipe mobil listrik mungil untuk mendukung mobilitas pengantaran barang dari gudang ke unit-unit Bright Store di area Jakarta dan sekitarnya. Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk mengumpulkan data secara komprehensif terkait penggunaan mobil listrik untuk kegiatan komersil dari aspek reliabilitas baterai, proses pengisian ulang, serta kenyamanan dan kepraktisan N-VAN EV Prototype ketika bertugas melakukan pengantaran barang.

BACA JUGA

N-VAN pertama kali diperkenalkan Honda di Jepang tahun 2018. Dimensinya memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, serta tinggi 1.950 mm yang dirancang unik meninadakan pilar pada sisi penumpang sehingga memberikan ruang yang lapang untuk memudahkan saat bongkar muat barang. Kehadiran mobil ini di Tanah Air diproyeksi khusus untuk riset yang akan berlangsung selama 3 bulan, dimana Honda N-VAN EV Prototype akan berjalan selama 6 hari dalam seminggu mengirimkan logistik dimulai dari gudang penyimpanan barang Pertamina Retail ke 14 lokasi Bright Store di area Jakarta dan sekitarnya. 

“Studi yang kami lakukan dengan Honda N-VAN EV Prototype bertujuan untuk memahami kebutuhan konsumen dan infrastruktur di Indonesia, sebagai bagian dari persiapan implementasi visi elektrifikasi Honda di Indonesia," kata Kotaro Shimizu selaku President Director PT HPM. 

Tampang sederhana Honda N-VAN EV Prototype (Momot)

"Sebelumnya, Honda sudah mulai melakukan studi penggunaan mobil listrik untuk konsumen di Indonesia menggunakan mobil Honda e, dan studi ini akan melengkapi pembelajaran kami khususnya untuk penggunaan kegiatan komersial. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pertamina yang memiliki visi sejalan dengan Honda untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan di masa mendatang,” tambahnya. 

Kehadiran N-VAN EV Prototype diharapkan turut berperan aktif menciptakan lingkungan yang lebih bersih. “Harapannya, melalui penggunaan electric 4-wheeler jenis mobil angkut barang, dapat menciptakan efisiensi sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi dalam operasional bisnis Non-Fuel Retail kami. Serta kedepan mendorong pelaku industri lainnya dalam mengutilisasi SPKLU atau charging station di SPBU Green Energy Station Pertamina,” ujar Riva Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga. 

Kehadiran N-VAN EV turut mendorong utilisasi SPKLU (Momot)

Langkah kolaborasi ini diharapkan turut mendorong transisi energi di lini bisnis Non-Fuel Retail. Sekaligus mendorong utilisasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang saat ini sudah tersedia di sejumlah SPBU Green Energi Station di wilayah Jakarta. 

Honda N-VAN EV Prototype yang digunakan dalam riset memang berpenampilan sederhana. Desain fascianya simpel didukung headlamp kotak halogen dengan soket untuk pengisian daya ada di area gril. Kesan bersahajanya nampak makin mencuat dengan penggunaan pelek kaleng warna hitam ukuran 13 inci dibalut ban Yokohama ukuran 145/80 R13.  Dan jika jadi terealisasi di Indonesia, Honda N-VAN EV Prototype disinyalir bakal jadi lawan pas bagi Mitsubishi Minicab-MiEV. 

Pelek kaleng ukuran 13 inci dibalut ban Yokohama 145/80 R13 (Momot)

Berkaca dari popularitas N-VAN di Jepang, desain kompak serta muatan lega yang ditawarkan inilah menjadi dasar mobil ini meraih kesuksesan besar. Sekaligus sejalan dengan visis Honda untuk mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050. Yups, Honda berencana memperkenalkan hingga 30 mobil berbasis listrik secara global pada tahun 2030, dengan volume produksi mencapai 2 juta unit setiap tahunnya. 

Baca juga : Van Tenaga Listrik: Banjir Di 2024


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #giias2023
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Dahsyat, Damri Rilis DD Pertama!

Segera melintasi di jalur "panas" Jakarta-Malang

2 tahun yang lalu


Bus
Penjualan Sasis Bus Akhir Tahun 2023, Mitsubishi dan Hino Penguasanya

Sasis ‘Osor’ belum laku sama sekali, dan B11R punya Volvo belum ada datanya

2 tahun yang lalu


Bus
Jenis Bodi Bus Di Indonesia Versi Adi Putro

Secara prinsip perbedaan antar varian berdasarkan ketinggian bodi

2 tahun yang lalu


Bus
Ini Tenaga Empat Sasis Bus ‘Tronton’ Paling Terkenal

Mana yang paling bertenaga?

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

18 jam yang lalu


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

22 jam yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu


Bus
Karyawan Swasta Juga Bisa Gratis Naik Transjakarta

Bagi yang memiliki rentang pendapatan bulanan maksimal UMR Jakarta.

1 hari yang lalu