Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Mercedes-Benz eSprinter, Pilihan Baru Van Listrik Berdaya Angkut Lebih Besar

Tawarkan daya angkut lebih besar dibandingkan van listrik Mercedes-Benz eVito, Mercedes-Benz eSprinter menjadi alternatif pebisnis angkutan di Eropa.
Van
Kamis, 26 Desember 2019 12:10 WIB
Penulis : ZCH1708


Mercedes-Benz resmi memasarkan kendaraan niaga bertenaga listrik eSprinter untuk pasar Eropa. Ada dua pilihan baterai yang ditawarkan, yakni 55 kilowatt-hour atau 41 kWh. Versi baterai berkapasitas lebih besar tersebut, bisa membawa eSprinter melaju hingga jarak tempuh 104,4 mil atau sekitar 168 kilometer dalam sekali isi penuh baterainya. 

Menurut situs Motor1.com, hadirnya Mercedes-Benz eSprinter ini sekaligus untuk memberi alternatif pilihan kebutuhan kendaraan niaga bagi para pebisnis dengan volume angkut yang lebih besar ketimbang van listrik Mercedes-Benz eVito yang selama ini ada.

Mercedes eSprinter memiliki daya angkut hingga 1,964 pounds atau sekitar 891 kilogram untuk versi tertingginya. Sementara, untuk versi yang lebih kecil memiliki daya angkut maksmimal 2,304 pounds atau 1,045 kilogram dengan jarak tempuh maksimal 71.5 mil atau 115 kilometer dalam sekali isi baterainya.

BACA JUGA
eSprinter juga tersedia dalam versi panel van/blind van

Sebagai sumber tenaga, eSprinter dibekali motor elektrik yang mampu menyemburkan tenaga maksimum 85 kilowatts dan torsi tertinggi 295 Nm dengan penggerak roda depan. Mercedes-Benz menawarkan eSprinter dalam tiga pilihan top speed, yakni 80 km/jam, 100 km/jam atau 120 km/jam.

Untuk memaksimalkan jangkauan tempuhnya, eSprinter dirancang memiliki opsi pengereman regeneratif empat level yang bisa dipilih pengemudi, dari standar sampai yang paling agresif.  Pilihan ini memberikan efisiensi sekaligus penyesuaian terhadap suhu untuk penggunaan energi baterai yang lebih hemat. Mercedes-Benz eSprinter juga ditawarkan dalam versi panel van untuk kustomisasi interiornya oleh konsumen.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz ESprinter EVito Kendaraan Niaga Kendaraan Listrik
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Video : Mercedes-Benz Actros 3242 LS, Mantap Fitur Safety-nya

Truk canggih ini tak hanya lebih efisien namun juga menyuguhkan keamanan berkendara

Truk | 5 tahun yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 50 Tahun di GIICOMVEC 2020

Mengangkat tema "INdonesia IN-motion" sebagai bagian perayaan 50 tahun kesuksesan Mercedes-Benz di Indonesia.

5 tahun yang lalu


Truk
Hino Siapkan Kejutan, Ada Varian Baru New Ranger di GIICOMVEC 2020

Hino akan meluncurkan produk terbarunya pada GIICOMVEC 2020, untuk detailnya akan diungkap pada hari pembukaan.

5 tahun yang lalu


Truk
Dua Truk Terbaru Mercedes-Benz, Actros Dan Arocs Siap Mendebut Di GIICOMVEC 2020

Varian baru yang akan tampil perdana di GIICOMVEC 2020 tersebut masing-masinga adalah truk Arocs 2536A 4x4 dan truk Actros 3242 LS.

5 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

12 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

13 jam yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu