OTODRIVER - Tesla Semi Truck dikabarkan mengalami kecelakaan. Menabrak kendaraan lain dari belakang dan yang menewaskan dua orang dari mobil yang ditabraknya.
Mengutip dari Carscoops, kecelakaan ini terjadi di Nevada hari minggu lalu dan merupakan kecelakaan fatal pertama yang melibatkan truk berpenggerak listrik sepenuhnya itu. Kejadian tersebut hanya berjarak 1 jam dari fasilitas Gigafactory Tesla di Nevada, tempat truk tersebut dibuat.
Supir truk tidur
Menurut informasi dari sheriff setempat, informasi awal mengatakan bahwa supir truk kemungkinan mengantuk dan tertidur. Namun pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut belum diumumkan.
Belum ada sistem Full Seft-Driving Tesla
Semi truck atau di Indonesia lebih dikenal sebagai truk trailer ini dikabarkan belum dilengkapi dengan sistem Full Self-Driving (FSD) Tesla yang tak lain adalah sistem pengemudi otonom yang cukup masyur. Walau demikian ia dilengkapi dengan berbagai fitur canggih dan juga ADAS yang salah satunya adalah sistem pengereman darurat otomatis.
Pada saat ini situasi dan kondisi truk masih dalam proses penyelidian kepolisian AS dan belum bisa diklarifikasi apakah ada kegagalan sistem pada fitur keamanan truk besar ini.
Truk berpenggerak listrik murni ini punya desain yang sangat futuristik. Ia mulai diproduksi di fasilitas Tesla di Nevada sejak 2022 silam.
Saat ini terdapat dua pilihan baterai yakni 548 kWh yang mampu menjelajah sejauh 518 km dan 822 kWh dengan daya jelajah hingga 804 km untuk sekali pengisian daya.
Dari sisi performa, mengkaryakan tiga motor listrik yang mampu meraih tenaga gabungan sebesar 1.000 hp dan mampu menarik beban hingga 37 ton. (SS)
