Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Toyota Ajak Hino Dan Isuzu Garap Truk Listrik Otonom

Tentu ada alasan kenapa Toyota bergabung dengan bisnis kendaraan niaga bahkan menggandeng dua saingan dalam bisnis kendaraan komersial, Isuzu dan Hino. Apa itu?
Truk
Sabtu, 3 April 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Belum lama ini Toyota bersama dua produsen mobil niaga asal Jepang, Isuzu dan Hino mengumumkan bahwa kerja sama mereka. Ketiga perusahaan itu sepakat untuk membentuk kemitraan baru dalam kendaraan komersial berteknologi CASE (Connected, Autonomous, Shared & Service, Electric).

Perusahaan tersebut dibangun untuk menggabungkan teknologi CASE Toyota dengan platform kendaraan komersial yang dikembangkan oleh Isuzu dan Hino. Sehingga mereka dapat mempercepat penerapan dan penyebaran teknologi dan layanan CASE di masyarakat.

Tentu ada alasan kenapa Toyota bergabung dengan bisnis kendaraan niaga bahkan menggandeng dua saingan dalam bisnis kendaraan komersial, Isuzu dan Hino.

Dalam pernyataan resminya salah satu alasan Toyota mengajak Hino dan Isuzu bekerja sama adalah pangsa pasar keduanya yang besar. "Kami akan mampu menghadapi 80 persen pelanggan kendaraan komersial Jepang," kata Akio Toyoda, CEO Toyota Motor Corp.

BACA JUGA

Sementara bagi Hino Motors, teknologi ini dirasa mampu menyelesaikan serangkaian masalah. "Salah satu masalahnya adalah kekurangan pengemudi. Alasannya adalah tidak ada yang mau mengambil pekerjaan itu," kata Hino President, Yoshio Shimo.

Menurutnya dengan CASE, perusahaan dapat berkoordinasi satu sama lain secara terhubung. Sehingga perusahaan dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi angkutan. Kemitraan ini juga akan memungkinkan semakin banyak operator untuk mengadopsi truk listrik.

Dari kubu Isuzu, President, Masanori Katayama menyebutkan jika sebagai produsen kendaraan komersial, pihaknya merasa harus memenuhi tanggung jawab untuk segala masalah saat ini seperti persoalan energi, transportasi dan manufaktur.

"Saya terus berpikir untuk mengambil setiap kesempatan untuk berinovasi. Kemitraan Isuzu dengan Cummins dan Volvo Group adalah upaya yang kami memenuhi hal tersebut," katanya.

Mengenai kemitraan dengan rival mereka, Isuzu pun sadar. Namun keinginan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat lebih besar dari sekadar kompetisi.

"Tentu saja, Hino adalah saingan terbesar dan kami bertarung dengan mereka setiap hari di seluruh dunia. Itu tidak akan pernah berubah. Namun, akar persaingan kami adalah keinginan bersama untuk meningkatkan logistik dan masyarakat. Kami menyimpulkan bahwa jika ketiga perusahaan kami bekerja sama, kami akan dapat berinovasi," urainya.


Tags Terkait :
Hino Isuzu Toyota Truk Otonom
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Mobil Listrik
Suzuki dan Daihatsu Gabung Toyota Untuk Produksi Kei Car dan Truk Listrik

Commercial Japan Partnership Technologies adalah sebuah alinasi kendaraan listrik yang kini dipimpin oleh Toyota.

4 tahun yang lalu


Berita
Toyota, Isuzu Dan Hino Persiapkan Sistem Pemetaan Masa Depan

Sistem pemetaan memegang peran penting ketika era otonom sudah dimulai. Toyota, Hino dan Isuzu sudah bekerja sama untuk platform pemetaan otomatis tersebut.

4 tahun yang lalu


Truk
Toyota Ajak Hino Dan Isuzu Garap Truk Listrik Otonom

Tentu ada alasan kenapa Toyota bergabung dengan bisnis kendaraan niaga bahkan menggandeng dua saingan dalam bisnis kendaraan komersial, Isuzu dan Hino. Apa itu?

5 tahun yang lalu

Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

1 bulan yang lalu


Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 bulan yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Diramaikan Partisipan Baru

Ajang paling solutif di segmen kendaraan komersial tahun ini siap dihadirkan.

2 bulan yang lalu


Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

3 bulan yang lalu


Berita
GIIAS 2024: Isuzu Fokus Di Segmen Logistik

Segmen dari jejak legenda Panther ditinggalkan?

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

17 jam yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu