Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Segmen Memanas, Suzuki Carry Masih Jadi Pilihan Pertama

Konon akan ada versi facelift di tahun 2025
Pikap
Minggu, 19 Januari 2025 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pengenaan PPN pada kendaraan komersial masih memakai skema 11 persen


BUS-TRUCK- Dalam kegiatan Media Gathering pekan ini (17/1), pihak Suzuki Indonesia mencanangkan untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar lagi untuk tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.

Besarannya penguasaan pangsa pasar itu 8,5 persen, naik dari 7,8 persen yang dicapai pada tahun 2024 yang setara dengan angka 69.392 unit (retail). 

Nah, salah satu penopang dari rencana besar itu adalah menjaga kinerja positif dari penjualan Suzuki Carry di tahun 2025. Seperti diketahui, hadirnya Toyota Rangga membuat segmen kendaraan komersial di bahwa tonase dua ton menghangat.  

Harold Donnel sebagai Marketing Director 4W PT Susuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan kalau kehadiran Toyota Rangga membawa dinamika buat pikap segmen low dan pikap high. 

BACA JUGA

Ia juga mengakui bahwa performa penjualan Suzuki Carry sepanjang tahun 2024 sempat mengalami koreksi. Ini dikarenakan kondisi ekonomi yang tidak secerah tahun 2023. 

Pengguna Suzuki Carry banyak yang berskala UMKM, sebenarnya sangat butuh relaksasi pajak

Namun begitu Harold menyebutkan bahwa data di pihak SIS masih menyebutkan bahwa Carry masih jadi produk pilihan pertama. 

Posisi Carry juga yang masih akan jadi penopang utama untuk rencana pencapaian Suzuki Indonesia di tahun 2025 akan mengambil porsi 50 persen dari seluruh penjualan mobil baru Suzuki di tahun 2025. Seperti diterangkan oleh Randy R. Murdoko, Dept. Head 4W Sales SIS. 

Randy juga menyebutkan bahwa untuk isu pengenaan PPN 12 Persen yang hangat akhir-ahir ini disebutkannya bahwa segmen kendaraan komersial tidak dikenakan pajak tersebut alias masih memakai struktur pajak 11 persen yang berlaku saat ini. 

Khusus untuk potensi pengenaan pajak opsen bagi model-model Suzuki yang sensitif terhadap harga dan pajak, maupun fluktuasi  kurs, Joshi Prasetya, Department Head of Strategic Planning SIS menjelaskan bahwa hal-hal itu dalam pengamatan serius pihaknya.

Terlebih Suzuki di Indonesia punya unit produksi yang terbilang besar. Banyak potensi bahan baku maupun jasa produksi yang akan berkaitan dengan nilai tukar rupiah atas mata uang asing utama dunia. 

Joshi menerangkan lebih lanjut bahwa soal fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS juga sudah dibicarakan dengan semua pihak pemasok yang sangat berkaitan dengan produksi mobil seperti Suzuki Carry. 

Diyakini juga oleh Joshi bahwa isu pajak opsen yang juga marak di awal tahun 2025 akan berujung pada upaya relaksasi pajak dari pemerintah daerah maupun pusat. Kondisi itu diiingatkannya seperti yang pernah terjadi selama masa pandemic yang lalu. (EW)

Baca juga: Chang li, Pikap ‘Terkecil’ Di Dunia Sudah Mengaspal Di Indonesia

Baca juga:Anggaran Rp177 Miliar Untuk Pengembangan Angkot Tahun 2025


Tags Terkait :
Suzuki Carry Pikap Komersial Opsen
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Harga 4 Varian Suzuki Carry, Raja di Kuartal Pertama 2023

Siap geser Gran Max?

3 tahun yang lalu


Pikap
Amunisi Mitsubishi L300, Juara Tiga di Kuartal Pertama 2023

L300 saat ini punya 2 varian

3 tahun yang lalu


Pikap
Jagoan Pikap Kuartal I 2023: Suzuki Carry

Pemain lawas masih digdaya

3 tahun yang lalu


Pikap
Inilah Barisan Jawara Pikap Ringan 2024

Masih ‘lemas’ dihajar tahun politik, tahun baru sudah dihadang opsen

1 tahun yang lalu


Berita
Honda Brio Terlaris Bulan Februari, Avanza Harus Puas Di Posisi 9

Bulan Februari 2022 mungkin menjadi bulan yang menarik dari segi penjualan mobil di Indonesia.

4 tahun yang lalu


Berita
Ternyata Mobil Terlaris Di Indonesia Bulan Februari Justru Kendaraan Niaga

Daihatsu Gran Max yang justru jadi model terlaris di Indonesia bulan lalu. Dari data GAIKINDO, ada total 4.194 unit Gran Max yang terjual secara ritel.

5 tahun yang lalu


Berita
Mengapa Truk Tanpa Hidung Lebih Populer?

Tak hanya muatan yang lebih besar, namun banyak hal lain yang membuat COE lebih populer di beberapa wilayah termasuk Indonesia

6 tahun yang lalu


Berita
Deretan Mobil Niaga Ringan yang Tampil di GIICOMVEC 2018

Mulai dari Suzuki, Mitsubishi sampai merek baru asal Tiongkok bisa jadi pilihan pengunjung untuk membeli mobil niaga ringan.

8 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

3 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

3 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

6 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu