Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Visi Toyota Rangga Tebar Pesona di Japan Mobility Show 2023

Jadi mobil fungsional, handal, dan punya daya tahan
Pikap
Jumat, 27 Oktober 2023 10:35 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


PT Toyota-Astra Motor (TAM) mendapatkan kehormatan untuk berpartisipasi di event Japan Mobility Show (JMS) 2023 di Tokyo Big Sight Jepang, 26 Oktober–5 November 2023. Di event berskala internasional itu, PT TAM menghadirkan Rangga Concept sebagai commercial concept vehicle pertama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam. 

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) merasa terhormat dapat memajang Rangga Concept di Japan Mobility Show (JMS) 2023. Sejalan visi Mobility for All, kami melihat kesempatan emas ini sebagai peluang untuk memperlihatkan pengalaman dan kemampuan Toyota Indonesia dalam menghadirkan commercial vehicle yang dapat dikonversi untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam dan kompleks serta mendukung perekonomian negara," terang Hiroyuki Ueda, President Director PT TAM dalam siaran persnya. 
 
Sesuai visi "Mobility for All" di sektor bisnis, commercial concept vehicle “Rangga” yang diperkenalkan di ajang GIIAS 2023 lalu, sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan mobilitas di sektor usaha. Toyota bersemangat untuk melanjutkan legacy dari Toyota Kijang pikap dengan memperkenalkan Rangga Concept

Skala kebutuhan pelanggan saat ini tentunya telah berkembang jauh lebih beragam dan semakin kompleks ketimbang di masa keemasan Kijang pikap. Fungsionalitas, keandalan, dan daya tahan tetap menjadi poin penting yang harus dikedepankan. Namun, penampilan kendaraan juga harus menunjukkan jatidiri mobil Toyota modern.

BACA JUGA

Calon kendaraan komersial terbaru Toyota Indonesia ini juga melewati proses yang sama dengan Kijang pikap supaya dapat berperan dalam mobilitas usaha sekaligus memutar roda perekonomian. Digaungkan sebagai 'pahlawan' (Rangga) bagi pelaku usaha, sejak proses awal Toyota langsung mengajak partisipasi body builder lokal dalam menghadirkan prototype Rangga Concept yang dapat dikonversi untuk memenuhi keberagaman mobilitas sesuai bidang usaha.

Kehadiran Rangga nantinya diharapkan siap meneruskan kejayaan Kijang pikap yang begitu fleksibel ketika dikonversi menjadi berbagai kendaraan niaga serbaguna hingga ke wilayah yang sulit dijangkau. Keberagaman fungsi membuat Rangga Concept dapat dikonversi untuk masyarakat yang ingin menggunakannya sebagai mobilitas pribadi seperti aktivitas outdoor atau komunitas. 

Toyota membuka peluang kepada body builder dan pelanggan sebagai end user, berinovasi dalam menciptakan desain yang paling sesuai ekspektasi mereka. Realisasi nyata dari kolaborasi tersebut di antaranya adalah Rangga Concept Mobile Cafe hasil kerjasama dengan Tuku Coffe yang dikenal memiliki reputasi sebagai café shop idaman gen-Z

Konversi ini dharapkan dapat menjadi inspirasi dan memiliki prospek positif baik dari sisi menunjang kebutuhan usaha, maupun sebagai salah satu bentuk inovasi usaha yang berkelanjutan. Salah satu prototipe pertama Rangga Concept ini mendapatkan kehormatan untuk dipamerkan di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2023.

IMV 0, akan jadi 'bintang baru' Toyota

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) melihat adanya kesempatan untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan di Indonesia melalui commercial mobility solution yang andal dan berkelanjutan," kata Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director PT TAM. 

"Toyota sendiri telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadirkan Toyota Kijang Pick Up bermodalkan kolaborasi dengan berbagai pihak seperti body builder dan value chain Toyota. Pola kolaborasi akan kembali kami terapkan pada pengembangan Rangga Concept untuk menjangkau segmen bisnis yang lebih beragam sejalan pilar mobilitas global “Diversification”, termasuk potensi kerjasama dengan costumer Toyota global,” tutupnya.

Baca juga: Tampilan Toyota Rangga ‘Versi’ Jepang

Baca juga: Ban Pintar Buatan Dunlop

Sempat dikunjungi Akio Toyoda yang kasih tanda tangan ke bola undian


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #pikap #pikapreli #pikap #japanmobilityshow
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

2 tahun yang lalu


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu