Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Kemacetan Jakarta Menurun, Ini Yang Dilakukan Pemerintah

Gubernur Jakarta Targetkan 31 Persen Penumpang Kendaraan Umum Di Jakarta.
Bus
Minggu, 6 Juli 2025 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Interkoneksi Transjakarta sampai ke wilayah pemukiman masih perlu ditingkatkan. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut berdasarkan survei dari Tomtom, lembaga riset arus lalu lintas dari Belanda, didapati indeks terbaru soal tingkat kemacetan di Jakarta semakin menurun.

Berdasarkan survei tersebut, Jakarta mengalami penurunan peringkat dari yang sebelumnya sebagai kota dengan peringkat nomor satu termacet se-Indonesia pada 2023 menjadi menjadi peringkat lima saat ini.

"Sekarang nomor satu Bandung, nomor dua Medan, nomor tiga Palembang, nomor empat Surabaya, lima Jakarta," ujar Pramono saat dijumpai di Jakarta pekan ini (3/7). Seperti dikutip dari Antara. 

BACA JUGA

Pramono mengatakan lagi, penurunan angka kemacetan tersebut dikarenakan peningkatan fasilitas transportasi publik. Salah satunya dengan kehadiran Transjabodetabek.

Pramono menjelaskan, ke depannya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan evaluasi terkait penambahan rute-rute baru Transjabodetabek, terutama rute yang padat atau memiliki banyak peminat.

"Memang semua ini kita simulasi sebelumnya, kita hitung kepadatan yang ada. Yang paling penting adalah konektivitas ini harapannya bisa membantu masyarakat darimana pun ke Jakarta. Mereka bisa menggunakan transportasi publik," imbuhnya lebih lanjut.

Selain itu Gubernur Jakarta mengklaim kebersihan, kerapian dan kenyamanan transportasi umum di Jakarta kini juga sudah cukup baik. "Hanya persoalannya, memang konektivitasnya belum secara menyeluruh," aku mantan Menteri Sekretaris Kabinet (2015-2024).

Pemprov Jakarta akan terus mengusahakan untuk meningkatkan fasilitas transportasi umum di Jakarta agar semakin banyak masyarakat yang menggunakannya. Bahkan Pramono bahkan menargetkan di akhir tahun ini, jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta mencapai 31 persen. 

Baca juga: Apa Bedanya Jaklingko dan Mikrotrans?

Baca juga: Jalur Busway Harus Steril Dari Kendaraan Lain

Feeder Transjakarta masih perlu ditambah

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, menilai bahwa layanan transportasi pengumpan (feeder) menuju Transjakarta perlu diperhatikan agar semakin terkoneksi.

"Jangan sampai yang di daerah penyangga terkoneksi, tapi yang di dekat rumah kita, dari gang-gang itu tidak terkoneksi," kata Wahyu di Jakarta, pekan ini (1/7).

Menurut Wahyu, transportasi pengumpan seperti Mikrotrans perlu diperluas agar dapat menjangkau daerah yang tidak terlewati Transjakarta.

Hal itu menurutnya untuk meningkatkan jumlah penumpang di seluruh layanan Transjakarta seiring semakin meningkatnya koneksi semua jalanan di Jakarta dengan transportasi umum.

Apalagi kata Wahyu, anggaran untuk subsidi transportasi umum di Jakarta cukup besar dan bahkan mencapai 70 persen dari anggaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta yaitu Rp 7,2 triliun.

Besaran angggaran itu seharusnya, masih menurut Wahyu, konektivitas angkutan umum di Jakarta harus sampai di depan gang pemukiman. 

Wahyu mengingatkan, jangan sampai daerah penyangga terkoneksi dengan dibukanya layanan Transjabodetabek, akan tetapi di DKI Jakarta sendiri masih tidak menyeluruh. (EW)

Penambahan armada pengumpan ke wilayah pemukiman memperbesar penurunan pemakaian kendaraan pribadi di Jakarta (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Transjakarta Jakarta
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Hari Ini Puncak Arus Balik Penumpang Bus Ke Area Jabodetabek

Harap selalu waspada bagi yang datang malam hari

1 tahun yang lalu


Bus
Tambahan Angkutan Malam Hari Transjakarta Di Libur Nataru

Beroperasi sampai menjelang terbit matahari

1 tahun yang lalu


Berita
Mikrotrans 24 Jam Sudah Angkut Ribuan Penumpang

Masih gratis jika bayar pakai uang elektronik

1 tahun yang lalu


Bus
Jam Operasional Bus Tranjakarta Pada Hari Lebaran Tetap Normal

Khusus Idul Fitri, jam opersional mulai pukul 09.00 WIB. Namun mereka memperpanjang jam operasional untuk rute-rute ke tempat wisata mulai pukul 05.00 - 23.00 WIB pada 31 Maret-7 April 2025 WIB.

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Terminal Bus Bayangan Jadi Kompetitor Terminal Bus Resmi di Jakarta

Hal ini terjadi karena pengguna bus AKAP butuh lokasi keberangkatan yang mudah dijangkau.

19 jam yang lalu

Truk
Januari-Juni Masih Ada Ratusan Ribu Pelanggaran Aturan Anti ODOL

Tapi jumlah itu sudah menurun drastis dibandingkan sebelum ada pengawasan intensif Anti ODOL.

1 hari yang lalu


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Rp1 Transjakarta Untuk Memperingati Ulang Tahun Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terapkan tarif Rp1 Transjakarta ulang tahun Jakarta ke-499 pada 22 Juni untuk layanan Transjakarta, MRT, dan LRT guna mendorong kunjungan wisata.

1 hari yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 hari yang lalu