Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Kemenhub: Tak Lolos Ramp Check Bus Dilarang Beroperasi

Diberi stiker warna merah agar mudah teridentfikasi oleh masyarakat
Bus
Sabtu, 14 Desember 2024 18:35 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tidak lolos ramp check bus tidak bisa beroperasi selama musim libur Nataru


BUS-TRUCK – Guna mencegah lolosnya bus-bus yang tidak laik jalan saat musim libur Nataru pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memasang stiker silang merah pada bus yang tidak lolos uji kelaikan (ramp check). 

Hal itu dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk meningkatkan keselamatan transportasi angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Seperti diungkkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan uji kelaikan terhadap sejumlah perusahaan otobus (PO), namun ternyata masih ditemukan adanya bus-bus yang tak layak beroperasi.

BACA JUGA

Yani menyampaikan bahwa bus-bus yang dinyatakan tak layak beroperasi kemudian dipasangi stiker atau tanda silang berwarna merah, yang berarti dilarang beroperasi. "Stiker merah, tanda coret, tanda silang merah (dipasang ke bus tak lolos uji kelaikan)," kata Yani dalam keterangannya di Jakarta, pekan ini (12/12). Seperti dikutip dari Antara.

Kembali dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak naik bus yang telah memiliki tanda silang merah. Hal itu perlu menjadi perhatian masyarakat semi mencegah potensi yang tidak diinginkan.

Menurut Yani lagi, apabila ada bus yang tetap beroperasi meski telah memiliki stiker silang merah, maka armada tersebut akan segera ditilang lalu dikandangkan. "Kalau ada tanda silang merah nggak boleh, kita tilang, kita kandanginaja, nggak boleh lewat-lewat, demi keselamatan," tegasnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub terdapat 32.130 bus yang layak beroperasi. 

Jumlah itu terdiri dari 14.044 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 16.266 bus pariwisata, dan 1.820 bus Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP).

Selain itu, Kemenhub juga akan memantau arus penumpang di 113 terminal yang terdiri dari 80 terminal pada jalan arteri, dan 33 terminal pada akses in/out jalan tol.

Lebih lanjut, Yani mengatakan bahwa pihaknya memprediksikan puncak arus mudik dan balik jalur darat selama Natal dan akan terjadi pada 24-25 Desember 2024 dan tanggal 1-2 Januari 2025 sebagai periode arus balik. (EW)

Baca juga: Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun

Baca juga: Masih Banyak Laka Bus, Kemenhub Harus Berbenah

Mau tahu kondisi bus yang akan dinaiki tinggal masukkan nomor polis di aplikasi MitraDarat


Tags Terkait :
Rampcheck Bus Akap Akdp Pariwisata Kemenhub Dishub Korlantas Nataru 2024
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Organda: Ramp Check Bus Pariwisata Di Lokasi Wisata Perlu Ditambah

Opsi ‘pengemudi engkel’ nyata sangat berpotensi terjadinya kecelakaan

1 tahun yang lalu


Bus
Mengawali 2025: Laka Bus Rem Blong Minta Nyawa Lagi

Sudah waktunya darurat ‘ramp check’?

1 tahun yang lalu


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 bulan yang lalu


Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

1 hari yang lalu

Truk
IEE Series 2026: Hadir Lagi Barisan Kendaraan Berat Berteknologi Mutakhir

Sebuah pengalaman unik menyimak dari dekat kendaraan yang tak lazim ditemui di area Mining Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu

Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

1 hari yang lalu