Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Scania Tim Ski Swedia, Punya Fitur Solar Panel

Belum lama ini Scania menyerahkan bus baru mereka pada tim nasional ski Swedia. Bus tersebut didesain untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan para atlet.
Bus
Kamis, 30 Januari 2020 09:05 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Bus Scania ini memiliki beberapa solusi ergonomis dan teknologi baru. Ini juga memenuhi tuntutan perjalanan antarnegara dan memungkinkan pemain ski dan anggota tim nasional lainnya tetap nyaman dan aman saat bepergian ke kompetisi ski.

“Di Scania, kami menciptakan solusi inovatif dengan ergonomi dan keberlanjutan sebagai fitur utama, yang akan memfasilitasi kehidupan sehari-hari untuk pemain ski lintas negara Swedia. Saya berharap bus ini akan menjadi dorongan nyata bagi tim di musim ini,” kata Erik Ljungberg, Senior Vice President and Head of Communications, Brand and Marketing Scania.

Fitur unggulannya adalah solar panel di bagian atap yang mampu menghasilkan listrik sebesar 1.000 kWh pertahun. Listrik tersebut akan digunakan sebagai sumber daya dari lampu-lampu LED di kabin dan kipas angin untuk mengeringkan pakaian.

BACA JUGA
Solar panel sebagai sumber kelistrikan bus

Karena dirancang untuk perjalanan di daerah dingin, bus berbasis Scania Interlink ini memiliki fitur penghangat infra merah. Yang jika dibandingkan dengan sistem penghangat konvensional, mampu menghemat daya hingga 60 persen. Sistem penghangat tersebut hadir di fasilitas medik dan pijat atlet.

Bus berkapasitas 12-14 penumpang ini, dirancang untuk memudahkan kru dalam bekerja, seperti dalam menyiapkan makanan dan perlengkapan para atlet. Karena di dalamnya sudah dibuat sebagai 'rumah berjalan' bagi tim ski Swedia. "Bus ini merupakan solusi yang dikembangkan untuk menunjang atlet dan tim lainnya," pungkas Ljunberg.


Tags Terkait :
Bus Scania Interlink HD Bus Tim Nasional Ski Swedia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Inilah Para Jawara Sasis Bus 2024

Penjualan 2024 sempat mengalam kontraksi, penjualan 2025 'dihadang' PPN 12 persen

1 tahun yang lalu

Berita
Segini Jaringan Aftersales Truk-truk di Naungan United Tractors

Tersebar 20 kantor cabang

2 tahun yang lalu


Bus
Bus Scania K250IB High Deck, Berpotensi Jadi Angkutan Non-Koridor Transjakarta

Ada keuntungan bus dengan dua sumbu seperti Scania K250IB, meskipun secara kapasitas penumpang lebih sedikit dari versi tronton.

6 tahun yang lalu


Berita
Sanggup Konsumsi Biodiesel B30, Scania Berani Hadapi B100?

Pihak Scania sendiri masih menganalisa kualitas bahan bakar biodiesel di Indonesia. Baru akan menghadirkan produknya.

6 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu