Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Mengapa Mobil Listrik Boros Saat Melaju Di Tol? Ini Penjelasannya

Mobil listrik lebih cepat terkuras dayanya di jalan tol dibandingkan mobil bensin.
Mobil Listrik
Minggu, 21 September 2025 16:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
EV di jalan tol (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil listrik diklaim sebagai mobil yang lebih ekonomis dalam hal operasional jika dibandingkan dengan mobil yang digerakkan dengan mesin berbahan bakar fosil.

Saat menjelajah di daerah perkotaan, EV dikatakan punya efisiensi yang cukup baik. Di mana EV lebih efisien dalam menggubah energi menjadi gerakan dibanding ICE (internal combustion engine).  Artinya lebih sedikit energi yang terbuang.

Namun demikian, bukan berarti mobil listrik tidak punya titik di mana ia mampu menjadi mesin yang cukup boros energi. Dan kondisi tersebut terjadi saat ia digeber terus menerus dan mendapatkan regenerative energi yang minim. Contohnya saat berada di dalam jalan bebas hambatan.

Konsumsi listrik EV paling boros saat berjalan di jalan bebas hambatan dalam kecepatan tinggi (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Mengapa jalan tol yang biasanya menjadi zona efektif bagi ICE justru menjadi penguras daya pada EV?

BACA JUGA

Product Expert Assistant Manager, PT Hyundai Motors Indonesia (HMI), Bonar Damarjati Pakpahan menjelaskan bahwa ada tiga hal yang menyebabkan mobil listrik sedemikian rakus menyedot daya setrumnya saat melaju di jalanan bebas hambatan yakni :

  1. Karakter motor listrik
  2. Minimnya kesempatan melakukan regenerative braking
  3. Aerodinamika.

“Umumnya EV dilengkapi dengan transmisi 1 percepatan, sehingga pada kecepatan tinggi rotor pada motor listrik harus berputar lebih cepat dan inverter harus bekerja keras dalam mengkonversi arus DC dari baterai ke listrik AC untuk menggerakkan motor listrik sehingga terjadi switching losses (proses konversi menjadi tidak sempurna seiring dengan kebutuhan daya),” ungkap Bonar. 

“Beda dengan mobil ICE, walau tidak efisien dalam mengolah energi dari BBM jadi energi gerak, namun saat di tol beban kerjanya lebih konsisten, rpm stabil, gak ada energi yang terbuang saat idling, dan umumnya proses pembakaran paling optimal di titik tersebut,” sambungnya.

Pria yang penggemar nasi goreng ini meneruskan bahwa di dalam jalur bebas hambatan, cukup minim terjadi regenerative braking. “Lantaran jarang ngerem, BEV gak punya kesempatan untuk mendapatkan “bonus” pengubahan energi kinetik dari pengereman menjadi energi listrik yang bisa disimpan ke baterai,” sambungnya.

Sedangkan untuk faktor ketiga adalah hambatan udara pada mobil di mana pada kecepatan lebih tinggi maka akan semakin menyedot daya besar. Sebenarnya faktor hambatan udara ini juga menjadi penguras daya juga pada mobil bermesin konvensional. 

Dari masalah hambatan udara ini, maka banyak EV yang dirancang dengan mengedepankan unsur coefficient drag (Cd) yang lebih kecil.(SS)


Tags Terkait :
Hyundai BEV EV Konsumsi Listrik Paling Boros
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Mengapa Mobil Listrik Boros Saat Melaju Di Tol? Ini Penjelasannya

Mobil listrik lebih cepat terkuras dayanya di jalan tol dibandingkan mobil bensin.

2 bulan yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
7 Hal Hebat Dari Hyundai IONIQ 6

Hyundai Ioniq 6 menyapa publik di Indonesia. Bagi yang penasaran apa saja hal yang menarik dari Ioniq 6, berikut 7 hal yang hebat dari mobil ini.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mengapa Di Korsel, Hyundai Menghentikan Produksi Ioniq 5 Dan Kona EV?

Disebutkan bahwa ini merupakan langkah Hyundai atas perlambatan permintaan untuk kendaraan listrik di pasar global.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Inster Akan Hadir Di Indonesia?

Hyundai Inster dikenal juga sebagai Casper Electric

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Meluncur Tahun Depan, Chery Omoda Siap Tantang Kona EV

Chery hadir di Indonesia dan segera merilis banyak mobil baru. Tahun 2023 nanti, mereka bakal membawa pesaing Hyundai Kona electric.

3 tahun yang lalu

Berita
IIMS 2026 Siap Kedatangan Banyak Mobil Baru, Ini Bocorannya

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mengungkapkan rencana peluncuran, penyegaran model, hingga debut kendaraan elektrifikasi di ajang tersebut.

1 hari yang lalu

Berita
Honda Super-One Meluncur Di Singapura, Harganya Horror

Mobil ini dijajakan di Singapura di angka S$178.999 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

10 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

16 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

17 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

17 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

18 jam yang lalu