Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Ini Alasan DFSK Masuk Segmen EV Dengan Kendaraan Komersial, Bukan Kendaraan Penumpang

DFSK pilih masuk jalur komersial karena punya rute yang sudah ditetapkan untuk tiap harinya
Mobil Listrik
Sabtu, 24 April 2021 20:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tidak seperti pabrikan lainnya yang mencoba masuk ke kancah mobil listrik Indonesia melalui kendaraan penumpang, DFSK justru masuk orbit dengan kendaraan komersial.

Nampaknya pabrikan yang memiliki fasilitas di Cikande, Banten ini punya pandangan lain mengenai hal tersebut.

“Kendaraan komersial umumnya sudah punya trayek tersendiri dengan wilayah kerja yang sudah ditentukan. Sehingga jarak operasionalnya berada di range jarak yang terukur,” terang Rifin Tanuwijaya, Sales And Marketing Director PT Sokonindo Automobile di Jakarta Pusat (23/04).

“Karena itulah kami menghadirkan DFSK Gelora E untuk memberikan pandangan baru bagi market komersial di Indonesia. Bahwa menggunakan kendaraan listrik itu cukup masuk akal dan tentunya memberikan benefit besar yang didapatkan dari biaya operasional yang jauh lebih kecil,” sambungnya.

BACA JUGA

Lebih jauh lagi Rifin mengatakan dengan daarah yang sudah terpetakan maka lebih memudahkan dalam membuat jaringan infrastruktur terutama pengisian daya karena areanya sudah jelas.

“Kita bisa lebih fokus untuk melakukan pemasangan charger station, semisal di pool perusahaan komersil tersebut,” lanjutnya.

Tentunya dalam pengadaan infrastruktur ini tak lepas peran dari pemerintah selaku regulor untuk dapat mendorong akselerasi era mobil listrik di tanah air.

DFSK mengatakan bahwa Gelora E mampu memberikan efisiensi yang sangat signifikan. Klaim yang dikeluarkan pabrikan yang bermarkas besar di Cina ini biaya operasional nya hanya sebesar Rp 200 per kilometer atau hanya sepertiga dari kendaraan konvensional. Lebih jauh lagi, kendaraan listrik akan punya biaya perawatan yang jauh lebih minim dibandingkan dengan kendaraan konvensional  

v


Tags Terkait :
DFSK Gelora E DFSK EV Van
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

3 bulan yang lalu


Van
Bisa Membeli DFSK Gelora E Skema Ringan Dengan Bantuan Pegadaian

Penyebaran jaringan pemasaran baru baru bagi konsumen DFSK Gelora dan Super Cab didukung ribuan cabang Pegadaian.

8 bulan yang lalu


Van
Farizon Auto Gandeng Arista Group Jajakan MPV Niaga EV

Farizon Auto akan menjadi alternatif baru dalam persaingan kendaraan niaga yang digerakkan dengan tenaga listrik

10 bulan yang lalu


Berita
Mulai Tahun Ini DFSK Akan Fokus Layani Kendaraan Komersial

Seiring kelahiran Seres sebagai ‘adik kandung’

2 tahun yang lalu


Berita
Esemka Bima EV Vs DFSK Gelora E, Mana Yang Lebih Hebat

Esemka Bima EV berhadapan dengan DFSK Gelora E di pasar Indonesia. Namun harga jual Bima EV lebih mahal Rp 180 juta. Berikut perbandingan spesifikasinya

3 tahun yang lalu


Berita
DFSK Gelora E Diproduksi Lokal dan Dibandrol Dengan Harga Lebih Terjangkau

Puluhan juta lebih murah dibanding sebelumnya

3 tahun yang lalu


Berita
Neta V Mobil Listrik yang Diduga Produk Esemka, Bisa Lebih Murah dari Wuling Air EV

Bisa dibilang nantinya Neta V akan menjadi mobil listrik paling murah di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
DFSK Andalkan Gelora E Dukung KTT G20

Gelora E akan melayani mobilitas dan logistik selama KTT G20

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

6 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

7 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

8 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

8 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

10 jam yang lalu