Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Ini Yang jadi Tantangan Emplementasi EV di Indonesia

Mobil listrik tidak bisa datang sendiri dan butuh banyak dukungan
Mobil Listrik
Jumat, 27 November 2020 11:55 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mungkin tak ada yang menyangka jika era mobil listrik di Indonesia telah hadir lebih cepat dari yang pernah diduga. Sejumlah pabrikan otomotif mulai berani memasarkan kendaraan listrik, baik itu yang mengasup teknologi hybrid ataupun listrik murni.

Jika dilihat dari arah perkembangan trend dunia, maka ke depannya mobil full elektrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) yang akan jadi finalnya. Apabila hal itu terjadi maka diperkirakan Indonesia akan masuk dalam trend tersebut.

Namun tentu itu bukan hal yang mudah dalam emplementasinya. Setidaknya terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan baik itu dalam tingkat infrastruktur maupun industri.

Hal ini diungkapkan Hari Setiapraja, Kepala Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi (BT2MP) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam webinar yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Otomotif (Forwot) dan Forum Wartawan Industri (Forwin), Kamis (26/11).

Setidaknya ada terdapat tujuh tantangan yang dihadapi Indonesia menuju era mobil listrik.

Suplai Listrik

Listrik merupakan elemen terpenting yang menggerakkan mobil setrum. Saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan listrik untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).

Ketersedian Charging Station

Pengisian listrik alias charging station merupakan sebuah keharusan dan akan jadi tulang punggung untuk keberadaan mobil listrik.

Pengadaan charging station ini pun harus selaras dengan penyebaran populasi mobil listrik. Tanpa kehadiran depot-depot pengisian listrik ini mustahil mobil listrik akan jadi hal yang menarik dan diterima oleh pasar secara luas.

Teknologi Baterai dan Fast Charging

Penguasaan teknologi baterai dan pengisian cepat (fast charging) merupakan hal mutlak. Ke depan kebutuhan akan baterai semakin besar dan membutuhkan baterai yang semakin kompak, tahan lama namum bertenaga tinggi. Dengan penguasaan teknologi maka akan banyak inovasi perkembangan baterai yang mempengaruhi berbagai hal seperti harga yang lebih kompetitif dan performa yang lebih baik.

Regulasi Teknis dan Keuangan

Walau diprediksikan harga mobil listrik akan semakin terjangkau di waktu yang akan datang, namun pada kenyataannya saat ini banderol mobil listrik jauh melampaui mobil bermesin konvensional.

Agar mobil listrik ini menarik maka dibutuhkan berupa stimulus regulasi dan keuangan yang menjadi daya tarik orang beralih ke mobil listrik.

Pengolahan Limbah Baterai

Pada suatu ketika limbah baterai kendaraan listrik akan menjadi momok baru jika tidak dipersiapkan dari dini. Baterai-baterai bekas ini mengandung limbah beracun yang harus dikelola secara benar dan professional. Artinya proses daur ulang harus masuk dalam mata rantai kehadiran mobil listrik.

Industri Komponen

Sehubungan dengan adanya komponen baterai yang tidak bisa didaur ulang, tidak menutup kemungkinan membuka peluang munculnya industri komponen baru. Salah satu tugasnya mengolah limbah dari baterai bekas.

Keberlanjutan Ekosistem Kendaraan Listrik

Ekosistem mobil listrik harus dibuat, dipelihara dan dikembangkan. Mobil listrik bisa dikatakan sebagai salah satu revolusi yang mampu mengubah wajah industri otomotif.  Perlu diingat bahwa mobil listrik akan berkembang dengan sangat pesat di masa depan dan itu perlu up date dalam berbagai hal yang mendukungnya.


Tags Terkait :
EV Indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 hari yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

1 hari yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu