Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaKomparasi

Selisih Rp 24 Juta, Pilih Aira ev atau BYD Atto 1 Standard?

Pilihan mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 juta di Indonesia semakin menarik.
Komparasi
Kamis, 27 Agustus 2026 07:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Aira EV salah satu mobil terlaris di GIIAS. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pilihan mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 juta di Indonesia semakin menarik. Terbaru, ada Wuling Aira ev yang hadir dengan harga mulai Rp155 juta, sementara BYD menawarkan Atto 1 Standard yang kini menjadi salah satu mobil listrik termurah di jajaran produknya.

Menariknya, harga kedua model tersebut kini tidak terpaut terlalu jauh. BYD Atto 1 Standard dibanderol Rp199 juta, sedangkan Wuling Aira ev Long Range dipasarkan Rp175 juta OTR Jakarta. Lantas, jika dibandingkan dari sisi spesifikasi, fitur, hingga kemampuan jelajah, mana yang lebih menarik?

BYD Atto 1 Standard (Foto : adit)

Harga: Aira ev Lebih Murah Rp24 Juta

Berdasarkan daftar harga terbaru, BYD Atto 1 Standard memiliki banderol Rp199 juta OTR Jakarta. Sementara Wuling Aira ev Long Range dibanderol Rp175 juta OTR Jakarta. Artinya, Aira ev lebih murah sekitar Rp24 juta.

BACA JUGA

Selisih tersebut cukup besar untuk segmen mobil listrik entry level. Namun, Atto 1 Standard menawarkan dimensi, performa, serta sejumlah fitur yang lebih lengkap.

Adu Spesifikasi

Dari sisi dimensi, BYD Atto 1 memiliki panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.590 mm dan wheelbase 2.500 mm. Mobil ini juga mampu menampung lima penumpang.

Sementara Wuling Aira ev merupakan city car yang jauh lebih mungil. Dimensinya mencapai 3.268 mm panjang, 1.550 mm lebar dan 1.575 mm tinggi dengan wheelbase 2.190 mm. Kapasitas kabinnya empat penumpang.

Dengan ukuran tersebut, Aira ev jelas lebih mudah diajak bermanuver di jalan perkotaan yang sempit. Namun, Atto 1 menawarkan kabin yang lebih besar dan kapasitas penumpang lebih banyak.

Baterai dan Jarak Tempuh

Di sektor baterai, BYD Atto 1 Standard menggunakan Blade Battery berkapasitas 30,08 kWh. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 300 km berdasarkan NEDC.

Sedangkan Aira ev Long Range mengandalkan baterai LFP 25,1 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 301 km berdasarkan CLTC.

Di atas kertas, angka jarak tempuh keduanya hampir sama. Namun perlu diperhatikan bahwa standar pengujiannya berbeda. Atto 1 menggunakan NEDC, sedangkan Aira ev menggunakan CLTC, sehingga angka tersebut tidak bisa dibandingkan secara langsung.

Menariknya, kapasitas baterai Atto 1 lebih besar sekitar 5 kWh. Ini menjadi salah satu keunggulan BYD ketika mobil digunakan untuk kebutuhan perjalanan yang lebih beragam.

Performa: Atto 1 Jelas Lebih Bertenaga

Untuk urusan performa, BYD Atto 1 Standard kembali unggul. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 55 kW atau sekitar 75 PS, dengan torsi 135 Nm. Akselerasi 0-50 km/jam diklaim hanya 4,9 detik dan kecepatan maksimal mencapai 130 km/jam.

Sementara Wuling Aira ev Long Range menggunakan motor listrik 30 kW dengan torsi 85 Nm. Penggeraknya berada di roda belakang dan kecepatan maksimumnya mencapai 101 km/jam.

Artinya, Atto 1 memiliki tenaga sekitar 83 persen lebih besar dibandingkan Aira ev Long Range. Untuk penggunaan di jalan yang lebih ramai atau ketika sesekali diajak keluar kota, karakter Atto 1 tentu lebih menjanjikan.

Pengisian Daya

Perbedaan penting lainnya ada pada kemampuan charging.

BYD Atto 1 Standard mendukung DC fast charging hingga 30 kW serta AC charging maksimal 6,6 kW. Pengisian DC dari 30-80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Aira ev Long Range juga sudah dibekali kemampuan pengisian DC. Wuling mengklaim pengisian dari 30-80 persen membutuhkan waktu sekitar 35 menit, sedangkan pengisian AC 20-100 persen membutuhkan sekitar 7,2 jam.

Dengan demikian, keduanya sama-sama menawarkan fleksibilitas fast charging yang cukup menarik untuk mobil listrik di kelas harga ini.

Wuling Aira Pixar Edition laris manis di GIIAS 2026. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Fitur dan Kepraktisan

Untuk urusan fitur, Atto 1 Standard membawa layar sentuh 10,1 inci dengan konektivitas smartphone, panel instrumen digital 7 inci, serta fitur seperti EPB dan Auto Brake Hold. BYD juga membekali model ini dengan V2L hingga 2,2 kW.

Sementara Aira ev Long Range memiliki layar kontrol 10,1 inci dengan smartphone interconnection, sistem operasi Ling OS, konektivitas IoV melalui aplikasi MyWuling+, serta kapasitas bagasi hingga 838 liter ketika kursi belakang dilipat.

Dari sisi keselamatan, Aira ev Long Range sudah memiliki dual SRS airbag, ABS dan EBD, ISOFIX, TPMS serta pedestrian warning sound module.

Atto 1 Standard sendiri menjadi varian paling bawah, sehingga jumlah fiturnya berada di bawah tipe Dynamic dan Premium. BYD mencantumkan sistem 4-airbag untuk Dynamic dan 6-airbag untuk Premium, sehingga Standard memiliki perlengkapan keselamatan yang lebih sederhana dibanding dua varian di atasnya.

Kesimpulan

Jika prioritas utama adalah harga murah dan kemudahan bermanuver di perkotaan, Wuling Aira ev Long Range menjadi pilihan yang sangat menarik. Dengan harga Rp175 juta, mobil ini sudah menawarkan baterai 25,1 kWh, jarak tempuh hingga 301 km CLTC, DC fast charging dan konfigurasi empat penumpang.

Namun, BYD Atto 1 Standard menawarkan paket yang lebih komplet. Dengan tambahan Rp24 juta, konsumen mendapatkan mobil yang lebih besar, kapasitas lima penumpang, baterai 30,08 kWh, motor 55 kW, kecepatan maksimum 130 km/jam, serta kemampuan DC fast charging 30 kW.

Jadi, Aira ev Long Range lebih menarik untuk konsumen yang benar-benar mengejar value dan mobilitas perkotaan, sedangkan Atto 1 Standard lebih cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik mungil tetapi masih punya kemampuan dan fleksibilitas lebih untuk penggunaan di luar kota. (AW)


Tags Terkait :
BYD Atto 1 Wuling Aira EV
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Komparasi
Selisih Rp 24 Juta, Pilih Aira ev atau BYD Atto 1 Standard?

Pilihan mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 juta di Indonesia semakin menarik.

1 hari yang lalu


Berita
Hal-hal Menarik Yang Bikin Wuling Aira EV Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira EV diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai city car listrik entry-level dengan harga di bawah Rp200 juta. Simak spesifikasi dan fitur harga Wuling Aira EV GIIAS 2026.

1 minggu yang lalu


Berita
Fokus Pada Fungsionalitas, Wuling Aira ev Pangkas Fitur WIND

Wuling Aira ev tanpa fitur WIND untuk mengutamakan fungsionalitas. Fitur voice command dihilangkan agar harga lebih kompetitif, dengan target di bawah Rp 200 juta.

1 bulan yang lalu


Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaiannya

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Cara Hongqi Mendefinisikan Kemewahan dan Prestise Ala Timur

Hongqi merupakan brand yang membawa budaya timur yang dirancang untuk dunia modern

3 jam yang lalu


Berita
Wuling Eksion Hadir di India, Namanya MG Hector Tomahawk

MG resmi meluncurkan Hector Tomahawk di India. Simak spesifikasinya.

4 jam yang lalu


Berita
BYD M9 Hadir di Australia, Denza D9 Versi Entry Level

BYD memperluas pasar MPV elektrifikasinya dengan memastikan M9 akan dipasarkan di Australia.

6 jam yang lalu


Berita
Li Auto Mega Facelift Bersolek, Kabin Bak Rumah Berjalan

Li Auto akan meluncurkan versi penyegaran Mega di China pada 2 September mendatang.

7 jam yang lalu


Berita
Defender Listrik Ditunda, Land Rover Pilih Hybrid Dulu

Land Rover Defender EV ditunda kehadirannya,versi bensin masih laris manis

20 jam yang lalu