Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mobil Hybrid Toyota Ternyata Butuh Pemanasan

Untuk menjaga kondisi baterai dan sistem hibrida bisa tetap terjaga kondisinya.
Tips
Rabu, 18 Maret 2026 12:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Mesin hybrid Toyota sudah dikembangkan sejak tahun 1997 (Foto : Otodriver/Damar)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Hybrid EV Toyota menggunakan mesin bensin (Internal Combustion Engine-ICE) sebagai pengisi baterai hybrid, dan membantu kebutuhan tenaga di situasi khusus seperti  jalan menanjak, mendahului kendaraan, serta cruising di jalan tol.

Artinya, mobil ini tetap membutuhkan perlakuan seperti mobil ICE pada umumnya. 

Termasuk penanganan khusus dalam proses menyalakan kendaraan yang sedikit berbeda dibandingkan mobil bermesn ICE. 

Hal ini akan dilakukan setelah meninggalkan mobil dalam waktu tertentu.

Seperti dijelaskan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Sapta Nugraha, dalam keterangan tertulisnya dimana ada mobil hybrid Toyota, saat menekan tombol Start belum tentu mesin bensin langsung menyala. 

BACA JUGA

Itu karena tergantung kapasitas baterai hybrid, kalaupun mesin bisa beroperasi akan segera mati jika kapasitas baterainya sudah penuh. Padahal masih dibutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskannya sebelum dimulai perjalanan. 

Untuk itu, ada cara menyalakan mesin secara manual. Pertama, atur kendaraan supaya berada pada posisi Maintenance Mode agar mesin hybrid dapat dinyalakan secara manual. 

Mode ini sering dipakai oleh teknisi bengkel Auto2000 saat melakukan perawatan Hybrid EV Toyota dengan urutan sebagai berikut;

Pertama, posisikan tuas transmisi di P, selanjutnya tanpa menginjak pedal rem, tekan tombol start dua kali (indicator dashboard akan menyala).

Kemudian injak pedal gas dua kali secara penuh.

Selanjutnya, pindahkan posisi tuas transmisi ke N yang dilanjutkan dengan menginjak pedal gas 2 kali secara penuh.

Pindahkan kembali posisi tuas transmisi ke P dan injak kembali pedal gas 2 kali secara penuh.

Coba Perhatikan bahwa indikator pada MID akan menunjukkan kalimat Maintenance Mode.

Setelah indikator berubah menjadi Maintenance Mode, selanjutnya lakukan langkah berikut ini: injak pedal rem dan tekan tombol Start, maka mesin bensin akan menyala secara terus-menerus untuk mengisi aki kecil.

Terakhir, Biarkan kendaraan menyala sekitar 15 menit agar daya aki kecil terisi kembali dan oli pada mesin bisa bersirkulasi. Setelah 15 menit, mesin Hybrid EV Toyota bisa dimatikan. (EW)

Mesin hibrida punya cara khusus untuk menjaga kondisinya tetap sehat (Foto : Otodriver/Damar)

Tags Terkait :
Toyota Hybrid
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Melihat Langsung Proses Perakitan Baterai Hybrid Toyota

Untuk pertama kalinya kami menyaksikan langsung proses perakitan baterai mobil di Indonesia. Ini pengalaman kami di pabrik Toyota.

6 bulan yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Menyusul Diluncurkan Tahun Ini?

Bakal hadir di GIIAS 2023 atau malah sebelumnya

3 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Harus Punya Resep Khusus Saat Pasarkan XFC

XFC harus punya daya tarik dan keseksian.

3 tahun yang lalu

Berita
Membandingkan Spek Mesin Toyota Yaris Cross Indonesia Dengan Model Global

Toyota akan meluncurkan Yaris Cross terbaru yang sudah menggunakan platform Toyota New Global Architecture atau TNGA-B. Simak spesifikasi dan fiturnya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

5 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

7 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

8 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

10 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

11 jam yang lalu