OTODRIVER - Setelah hampir sembilan tahun sejak pertama kali diperkenalkan, Tesla Roadster generasi kedua akhirnya kembali menunjukkan tanda-tanda akan meluncur.
Tesla mengunggah teaser melalui akun X yang memperlihatkan Roadster berkelir merah dengan pencahayaan vertikal menyerupai landasan peluncuran roket. Unggahan tersebut dibubuhi tulisan “go for launch” dan angka “10.01”.
Situs resmi Tesla Roadster juga menampilkan hitung mundur yang mengarah ke 1 Oktober 2026. Acara disebut berlangsung di Waco, Texas, sekitar 90 menit dari markas Tesla di Austin.
Namun yang paling menarik justru teknologi yang kemungkinan akan diperagakan. Frasa “go for launch” diduga merujuk pada paket SpaceX yang selama ini dijanjikan Elon Musk untuk Roadster.
Mobil ini disebut akan menggunakan cold gas thruster yang diklaim mampu membuat akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari satu detik. Bahkan, Roadster dikabarkan bakal diperlihatkan dapat terangkat sesaat dari permukaan tanah.
Laporan di Amerika Serikat menyebut demonstrasi tersebut akan dilakukan tanpa pengemudi di dalam mobil dan dikendalikan dari jarak jauh. Penonton juga akan ditempatkan ratusan meter dari kendaraan karena semburan thruster disebut memiliki suara yang sangat keras.
Teaser Tesla turut memberikan petunjuk mengenai sistem aerodinamikanya. Terlihat empat semburan ke arah atas yang memiliki kemiripan dengan konfigurasi empat kipas dalam paten Tesla yang disetujui pada Agustus 2025.
Sistem tersebut menggunakan kipas dan skirt yang dapat menutup bagian bawah mobil untuk menciptakan efek hisap. Dengan begitu, Roadster bisa mendapatkan downforce besar pada kecepatan rendah.
Tesla sebenarnya sudah berkali-kali menunda Roadster. Mulai 2020, 2022, 2023 hingga target produksi yang terakhir disebut baru akan dilakukan pada 2027 atau 2028.
Musk juga pernah menjanjikan jarak tempuh lebih dari 1.000 km serta paket SpaceX dengan 10 rocket thruster untuk meningkatkan akselerasi, pengereman dan kemampuan menikung.
Namun jangan berharap Roadster terbaru langsung hadir di showroom. Mobil yang akan diperagakan pada Oktober disebut belum tentu legal digunakan di jalan raya. Tesla bahkan dikabarkan mempertimbangkan program khusus seperti Ferrari untuk penggunaan di sirkuit.
Kesabaran pemesan pun mulai habis. Sejumlah pemegang reservasi terkenal, termasuk Marques Brownlee dan CEO OpenAI Sam Altman, diketahui telah membatalkan pesanan mereka. (AW)
