OTODRIVER - Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Inchcape GWM Indonesia memperkenalkan produk barunya, Tank 500 Diesel.
Seperti halnya produk diesel sebelumnya yakni Tank 300 Diesel, sosok Tank 500 Diesel ini ditawarkan dalam dua pilihan penggerak yakni 4x4 dan juga 4x2.
Keduanya memiliki trim level, kelengkapan fitur kenyamanan yang setara akan tetapi terdapat perbedaan yang lebih dari absennya perangkat dobel gardannya.
Dari segi harga Tank 500 4x4 dibanderol di angka Rp 889 juta, sedangkan Tank 500 4x2 di Rp 799 juta. Artinya ada perbedaan Rp 90 juta di antara keduanya.
“Terdapat perbedaan harga antara GWM Tank 500 4x4 dan 4x2. Selisih tersebut sebagian besar memang dikarenakan tidak disertakannya perangkat penggerak 4x4 pada versi Tank 500 Diesel 4x2. Namun ada bagian lain yang tidak ada hubungannya dengan perangkat 4x4 yang membedakan keduanya,” terang Product Expert Inschape GWM Indonesia, Angga S Putra saat ditemui beberapa waktu lalu di Kemayoran, Jakarta Utara.
Memang kalo dari tampilan luar antara versi 4x4 dan 4x2 tidak nampak beda, namun jika melihat pada data spesifikasinya, maka akan gamblang terlihat perbedaannya.
Angga mengatakan bahwa perbedaan teknis keduanya memang lebih perangkat penunjang 4x4 dan sekitarnya.
Perangkat electric differential lock yang ditemui pada varian 4x4 diesel ataupun Tank 500 HEV tidak dapat ditemukan pada varian 4x2.
Jadi versi 4x2 ini pada gardan belakangnnya hadir sebagai open differential alias tidak dibekali perangkat traction added seperti differential locker ataupun limited slip differential.
Akan tetapi ternyata ada satu fitur lain lagi yang justru tidak ada hubungannya dengan sistem penggerak 4x4.
Pada Tank 500 Diesel tidak disertakan seat ventilation. Di mana fitur ini disertakan pada varian diesel 4x4 yang ditanam pada bangku baris pertama dan kedua.
Tank 500 Diesel menggaplikasikan mesin diesel 4 silinder inline 2.400 cc turbo berkode GW4D24.
Mesin berteknologi commonrail ini mampu menambang daya sebesar 184 PS dan torsi 480 Nm.
Mesin ini diakurkan dengan transmisi otomatis 9 percepatan yang dibuat dan dikembangkan sendiri oleh GWM. (SS)
