OTODRIVER - Jetour memberikan kesempatan kepada media untuk merasakan langsung lini produknya lewat sesi test drive yang dirancang komprehensif.
Tak sekadar menampilkan teknologi di atas kertas, pabrikan asal Tiongkok ini ingin menunjukkan bagaimana inovasi mereka benar-benar bekerja di berbagai kondisi jalan.
“Melalui sesi test drive ini, kami memastikan bahwa setiap inovasi JETOUR tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman Travel+ yang mengintegrasikan teknologi, performa, dan gaya hidup dalam satu perjalanan,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia.
Sorotan utama hadir lewat Jetour G700, SUV hybrid off-road yang mengusung konsep All-Terrain Premium. Tampilan luarnya mengedepankan karakter tangguh, namun tetap dibalut sentuhan modern yang terasa mewah. Perpaduan ini menjadi evolusi dari DNA rugged
Kemampuannya semakin diuji saat melibas lintasan off-road ekstrem seperti big hump, side slope, cross-axle, hingga roller ramp.
Di kondisi ini, sistem GAIA Architecture dan tiga differential lock bekerja menjaga traksi tetap optimal. Performa pun terbilang impresif, dengan akselerasi 0–100 km/jam diklaim hanya 4,6 detik, serta kemampuan melintasi genangan air hingga 970 mm.
Di sisi lain, Jetour T2 i-DM hadir sebagai opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang lebih fleksibel. Mengusung mesin 1.5TD-3DHT, SUV ini mampu menghasilkan tenaga total 375 hp dengan torsi 610 Nm. Karakternya memadukan efisiensi dan performa untuk kebutuhan harian hingga perjalanan jarak jauh.
Pengujian yang dilakukan pun serupa, mulai dari akselerasi hingga slalom dan jalan bergelombang. T2 i-DM menunjukkan keseimbangan antara respons tenaga dan stabilitas, dengan karakter berkendara yang tetap tangguh di berbagai medan.
Kenyamanan menjadi salah satu nilai jual utama. Kabin dirancang senyap dengan dukungan sistem audio imersif. Teknologi juga jadi andalan, lewat penggunaan Snapdragon 8155 Smart Chip dan layar kontrol 15,6 inci yang memberikan pengalaman berkendara lebih intuitif.
Fitur pendukung lainnya seperti 540° panoramic imaging, suplai daya eksternal 3,3 kW, serta parking air conditioning semakin menegaskan fleksibilitasnya sebagai kendaraan untuk gaya hidup aktif.
“Melalui pengalaman ini, kami ingin menunjukkan perbedaan karakter yang kuat dari masing-masing model. Jetour G700 dirancang untuk menghadapi medan ekstrem dengan performa maksimal, sementara Jetour T2 i-DM menawarkan fleksibilitas dan efisiensi untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Keduanya sangat relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” tambah Ranggy. (AW)
