OTODRIVER - Geely EX2 akan dipasarkan di kawasan Uni Eropa dengan nama Geely E2. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Geely Auto Europe melalui kanal resminya.
Pabrikan mengklaim hatchback listrik kompak ini menawarkan kombinasi performa, kabin lega, dan tingkat keselamatan tinggi, meski dimensinya tergolong ringkas. Sebagai gambaran, mobil ini memiliki panjang sekitar 4,1 meter dan mengandalkan motor listrik bertenaga 114 hp.
Galaxy Xingyuan sendiri merupakan mobil listrik terlaris di China sepanjang 2025. Popularitasnya juga berlanjut pada periode Januari hingga Mei 2026 dengan total penjualan mencapai 160.800 unit, berdasarkan data China EV DataTracker. Di pasar domestik, model ini dipasarkan dengan banderol mulai 64.800 hingga 94.800 yuan, atau sekitar Rp145 jutaan hingga Rp212 jutaan (kurs saat ini).
Di luar China, Xingyuan telah dipasarkan dengan dua nama berbeda, yakni Geely EX2 dan Geely E2. Model ini bahkan mencatatkan penjualan yang cukup baik di Belarus, di mana mobil tersebut juga telah dirakit secara lokal.
Sementara itu, di Brasil, versi EX2 diproduksi di fasilitas milik Renault. Langkah tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang semakin erat antara Renault dan Geely dalam pengembangan kendaraan listrik.
Pada 6 Juli 2026, Geely Auto Europe akhirnya mengumumkan kehadiran model tersebut di Uni Eropa dengan nama Geely E2. Pabrikan menyebutnya sebagai hatchback listrik kompak yang dirancang untuk menemani mobilitas sehari-hari. Meski demikian, Geely belum mengungkap spesifikasi resmi versi Eropa secara lengkap.
Untuk sektor penggerak, Geely E2 dibekali satu motor listrik yang ditempatkan di roda belakang dengan tenaga 85 kW atau setara 114 hp.
Motor tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 39,4 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 317 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dituntaskan dalam waktu 10,2 detik.
Geely menyatakan spesifikasi resmi versi Uni Eropa akan diumumkan mendekati waktu peluncurannya. Sebagai tambahan informasi, model yang sama juga akan dipasarkan di Inggris pada akhir Agustus 2026 dengan nama Geely EX2. Perlu diketahui, Inggris bukan lagi merupakan bagian dari Uni Eropa sejak proses Brexit berlaku. (AW)
