OTODRIVER – Setelah membuka pemesanan di Indonesia, Honda Super One berlanjut ke Australia dan kuota tahun 2026 sudah habis terpesan. Bahkan kali ini pihak Honda Australia mulai menerima pesanan untuk pengiriman pada 2027.
Seperti dilansir Drive, Kamis (20/8) waktu setempat melaporkan, hanya 125 unit Super-One yang dialokasikan untuk Australia tahun ini. Di Indonesia sendiri, mendapat kuota sebanyak 100 unit untuk tahun 2026 setelah debutnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
"Kami memiliki sekitar 125 unit yang dialokasikan untuk pengiriman kepada pelanggan dalam beberapa bulan terakhir 2026 dan unit-unit tersebut dialokasikan dalam hitungan jam setelah prapemesanan dibuka. Kami sekarang menerima pesanan untuk pengiriman pada 2027, namun kami akan terus bekerja sama dengan pabrik untuk mempercepat sebanyak mungkin pasokan," kata juru bicara Honda Australia.
Sebagai perbandingan, di negeri kanguru BYD melaporkan 282 unit hatchback Atto 1 terjual pada Juli 2026 saja, atau 3.536 unit sejak awal tahun, dengan harga berkisar sekitar 27.000 hingga 31.000 dolar Australia (kisaran Rp341 - Rp391 juta), tergantung varian dan lokasi.
Honda menolak mengungkapkan jumlah uang muka yang telah diterima untuk Super-One di luar alokasi 2026.
Sumber dari diler menyebutkan, konsumen yang menginginkan cat dua warna yakni Boost Violet ungu dengan atap hitam, kemungkinan harus menunggu hingga pertengahan 2027, sementara pembeli yang bersedia memilih warna tunggal abu-abu, hitam, atau ungu dapat menerima kendaraan pada awal 2027.
Namun, waktu tunggu kemungkinan akan berubah seiring konsumen mengubah uang muka mereka menjadi pesanan resmi, dan produksi untuk pasar Australia telah dipastikan berlanjut hingga 2027.
Sedikitnya 7.000 minat terhadap Super-One telah tercatat hingga saat ini, dengan lebih dari 6.500 di antaranya dikumpulkan dalam beberapa bulan sebelum harga kendaraan diumumkan pada 4 Agustus.
Super-One dibanderol mulai 36.900 dolar Australia (sekitar Rp467 juta) dengan cat satu warna, atau 37.400 dolar Australia (kisaran Rp473 juta) untuk versi dua warna, dengan tingkat perlengkapan standar yang sama, termasuk layar sentuh 9,0 inci, jok sport, sistem audio premium Bose, dan pelek alloy 15 inci.
Mobil ini ditenagai motor listrik tunggal berdaya 47kW di bagian depan, yang dapat meningkatkan tenaganya menjadi 70kW melalui tombol Boost pada lingkar kemudi, dilengkapi suara mesin sintetis dan simulasi "perpindahan gigi".
Paket baterai berkapasitas 29,6kWh diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh 206km berdasarkan pengujian laboratorium WLTP dalam kondisi kombinasi, atau 320km untuk penggunaan dalam kota saja. Sementara itu, pengisian cepat dari 10 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu 30 menit dengan daya hingga 50kW.
Super-One akan menjadi salah satu mobil terkecil di jalanan Australia, dengan panjang 3.599mm dan lebar 1.573mm. Ukurannya sekitar 400mm lebih pendek dari ujung depan hingga belakang dan 150mm lebih sempit dibandingkan BYD Atto 1, tetapi 18mm lebih tinggi dan memiliki jarak sumbu roda 16mm lebih panjang. (AB)
