Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.
Berita
Rabu, 8 Juli 2026 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tata Tiago EV, salah satu produk unggulan India di jagad mobil non fosil (Foto :Daily Revs)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Selain kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur, wilayah Asia Barat seperti India juga agresif dalam menyongsong era elektrifikasi. Pemerintah India punya ambisi untuk memperbesar porsi kendaraan non fosil sampai 30 persen sampai tahun 2030. 

Seperti dicontohkan oleh pemerintah kota New Delhi, dikutip dari Reuters, akhir bulan lalu sudah mencanangkan insentif khusus bagi warganya yang berniat untuk menggantikan kendaraan fosil mereka ke non fosil.  

Besaran insentif yang sudah dianggarkan tak tanggung-tanggung, sebesar 150 miliar Rupee, setara Rp28 triliunan. 

Selain untuk menekan secara drastis tingkat polusi di kota yang pada periode 2025-2026 populasi berbagai jenis kendaraan bermotornya sekitar 8 jutaan unit itu, langkah tersebut diambil untuk penghematan energi.

BACA JUGA

Rasio kepemilikan kendaraan bermotornya juga termasuk penuh sesak, 522 unit kendaraan per 1.000 orang penduduk. Insentif itu diberikan bagi pemilik kendaraan fosil yang melakukan penggantian kendaraan jenis motor, mobil penumpang, maupun pikap ke versi non fosil, khususnya listrik.  

Program yang efektif berlaku mulai tanggal 1 Juli 2026 hingga 31 Maret 2030 itu juga akan membebaskan pajak jalan dan biaya registrasi, serupa BBN, untuk pembelian kendaraan listrik dengan harga di bawah 3 juta Rupee, setara Rp565 jutaan. 

Sebelumnya pengenaan biayanya di rentang 4-10 persen dari harga mobil. Kebijakan ini juga diiringi proses meningkatkan jumlah charging station seantero New Delhi menjadi 32 ribu titik.

Namun untuk kepemilikan kendaraan hibrida atau yang sejenis, belum termasuk dalam paket kebijakan dalam waktu dekat. (EW)

Salah satu ikon India, Mahindra punya jagoan di segmen EV yaitu XEV 9S, berdampingan dengan XUV 7X0 yang versi ICE (Foto : Mahindra)

Tags Terkait :
Insentif Ev India
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
Hilux EV Terpantau Hadir Di Indonesia

Harga Toyota Hilux EV Indonesia tercatat Rp 674 juta di situs Samsat Jakarta. Namun Toyota belum mengonfirmasikan rencana peluncuran pikap listrik ini.

1 hari yang lalu

Berita
Begini Spek Ioniq V, EV Hyundai Khusus Pasar Tiongkok

Hyundai Ioniq V, model fastback listrik yang dikembangkan oleh Beijing Hyundai, mengungkap spesifikasi baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh yang mampu menghadirkan jarak tempuh hingga 620 km.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

3 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

8 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

9 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

9 jam yang lalu


Berita
Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.

13 jam yang lalu