Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Insentif Mobil Listrik Dicabut Akhir Tahun Ini, Enam Brand Kena Imbas

Insentif EV bakal berakhir tahun ini dan tidak akan diperpanjang
Berita
Sabtu, 13 September 2025 11:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Deretan BYD dikirim dalam wujud CBU(Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Insentif untuk mobil listrik yang masuk secara completey built up (CBU) akan berakhir 31 Desember 2025 nanti. 

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa izin import CBU dengan manfaat insentif hanya berlaku sampai tahun ini. 

“Tahun ini, Insya Allah tidak akan lagi kami keluarkan izin CBU dalam konteks skema investasi dengan mendapatkan manfaat,” kata Agus dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (11/9/2025). 

Insentif yang selama ini diberikan berupa pembebasan bea masuk, keringanan PPnBM, dan PPN untuk kendaraan listrik berbasis baterai.

BACA JUGA
Tak ada insentif untuk EV mulai tahun depan (Foto : Otodriver/Aditya Widiutomo )

Berdasar data Kementerian Perindustrian, saat ini ada enam produsen yang memanfaatkan insentif untuk mengimpor mobilnya ke Indonesia dengan menikmati insentif bea masuk yakni: 

  1. PT National Assemblers (Citroen, AION, Maxus, VW)
  2. PT BYD Auto Indonesia (BYD)
  3. PT Geely Motor Indonesia (Geely)
  4. PT VinFast Automobile Indonesia (VinFast)
  5. PT Era Industri Otomotif (Xpeng)
  6. Inchcape Indomobil Energi (Great Wall Motor Ora)

Enam perusahaan di atas diwajibkan memproduksi mobil di Indonesia mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027 dengan jumlah setara kuota impor CBU atau 1:1. 

Sebagai informasi, skema 1:1 adalah peraturan di mana produsen mobil listrik wajib memproduksi mobil di dalam negeri dalam jumlah yang sama dengan jumlah mobil yang mereka import secara utuh. Dengan demikian setiap satu mobil listrik utuh CBU, produsen harus memproduksi satu EV di Indonesia.

Tak cuma itu, produsen juga harus menyesuaikan aturan TKDN yang sudah ditetapkan.

Aturan tentang TKDN mobil listrik telah ditetapkan di Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 55 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Menurut Perpres itu, TKDN mobil listrik produksi lokal wajib mencapai 40 persen pada 2022-2026. Lalu naik menjadi 60 persen pada 2027-2029 dan 80 persen mulai 2030. (SS)


Tags Terkait :
EV Insentif Ppnbm
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

1 hari yang lalu

Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.

1 hari yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
LEPAS L8 Andalkan Platform Dan Handling Terbaik

LEPAS L8 perkenalkan filosofi Awaken The Leopard dengan spesifikasi LEPAS L8 tenaga 205 kW, torsi 365 Nm, platform LEX untuk presisi, stabilitas, dan kontrol elegan di segmen NEV premium.

7 jam yang lalu


Berita
Chery C5 CSH Meluncur Di IIMS 2026, Berapa Kira-Kira Harganya?

Mobil ini akan mengisi celah harga di antara Chery Tiggo Cross hybrid dan Tiggo 8 CSH.

8 jam yang lalu


Berita
Suzuki Sumringah! Penjualan di 2025 Tembus 64 Ribu Unit

Sepanjang tahun lalu, penjualan mobil Suzuki di pasar domestik menembus lebih dari 64.000 unit, dengan mayoritas produksi lokal.

9 jam yang lalu


Bus
Ini Rute Transjakarta Yang Berpotensi Dialihkan Saat Hujan Ekstrem

Ada 28 rute Transjakarta dialihkan banjir hujan ekstrem Jakarta, termasuk BRT 10, integrasi 1M, Mikrotrans JAK 02. Rute lain berpotensi disesuaikan.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kabar Suzuki E-Vitara Meluncur di IIMS 2026 Makin Santer

Model yang ditengarai bakal diperkenalkan adalah Suzuki E-Vitara, SUV listrik global yang sebelumnya telah diperlihatkan di beberapa pasar internasional.

11 jam yang lalu